Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

Suzuki Ertiga Naik Mulai Rp2 Juta

Berlaku mulai 1 Mei [...]
http://otomotif.kompas.com/read/2013/05/01/7871/Suzuki.Ertiga.Naik.Mulai.Rp2.Juta

Suzuki Ertiga Matik Lebih Mahal Sekitar Rp11 Juta

Ada perbedaan pada eksterior, meski kecil [...]
http://otomotif.kompas.com/read/2013/04/30/7853/Suzuki.Ertiga.Matik.Lebih.Mahal.Sekitar.Rp11.Juta

Jejak Peradaban Kota yang Tenggelam 1200 Tahun Terungkap

KOMPAS.com - Jejak peradaban kota yang telah tenggelam selama 1200 tahun diungkap. Sejumlah peninggalan arkeologis, mulai dari kapal, patung, hingga koin ditemukan.Kota yang tenggelam tersebut bernama Heracleion. Kota itu merupakan salah satu pusat perdagangan di wilayah tengah Mediterania sebelum akhirnya tenggelam. Kota berada di wilayah Bay of Aboukir, Mesir.Heracleion ditemukan pada tahun 2001. Penggalian yang dilakukan selama bertahun-tahun mengungkap kehidupan kota tersebut.Bulan lalu, para arkeolog bertemu di Universitas Oxford untuk membicarakan berbagai macam penemuan terkait Heracleion. Bagi para ilmuwan, menemukan jejak peradaban Heracleion seperti menemukan peradaban Atlantis yang kini masih teori.Sejumlah jejak peradaban yang telah ditemukan diantaranya 64 kapal tua yang terpendam di dalam lumpur. Selain itu, ditemukan pula koin emas dan pemberat perunggu, bukti adanya perdagangan.Patung raksasa setinggi 4 meter juga ditemukan dan berhasil diangkat. Sementara, ilmuwan jug…

Suhu Lapisan Dalam Bumi Setara Permukaan Matahari

Suhu Lapisan Dalam Bumi Setara Permukaan Matahari Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Senin, 29 April 2013 | 08:07 WIB KOMPAS.com - Suhu lapisan dalam Bumi ternyata 1000 derajat lebih tinggi dari yang didiuga sebelumnyua. Berdasarkan pengukuran terbaru, suhu lapisan dalam satu-satunya planet yang terbukti bisa mendukung kehidupan kompleks itu setara dengan permukaan Matahari, 6000 derajat Celsius.Hasil pengukuran itu didapatkan lewat riset tim ilmuwan Lembaga Ilmu Pengetahuan Perancis (CNRS) dan beberapa lembaga lain. Suhu lapisan dalam, tepatnya pada perbatasan bagian dalam dan luar Bumi, diperkirakan berdasarkan pengukuran titik leleh besi.Lewat pengukuran ini, peneliti sebenarnya ingin memberikan penjelasan mengenai terbentuknya medan magnet Bumi. Untuk memiliki medan magnet kuat, harus ada perbedaan suhu sebesar 1500 derajat Celsius antara lapisan dalam dan luar.Peneliti memang telah melaku…

Ajang Bagi Pemilik Brio Beraksi!

Jakarta, KompasOtomotif - Honda Prospect Motor (HPM) menggelar adu ketrampilan para pemilik Brio lewat Brio Saturday Night Challenge di Parkir Timur Senayan, Jakarta, akhir pekan lalu. Acara dengan tema khusus anak muda dan keluarga kecil ini, dimeriahkan pula oleh penampilan penari seksi dan band perkusi. Untuk itu, digunakan 39 unit Brio dengan 69 peserta dan 11 media melakukan slalom dengan soal cukup menantang.Bagi pemilik Brio yang masih awam dan pertama kali mengikuti lomba, diberi pengarahan dan latihan gratis oleh pebalap nasional dari Honda Racing Team. Peserta tidak dipungut biaya, namun hadiah yang disediakan total nilai mencapai Rp 60 juta. Peserta dikelompokkan ke dalam kelas bracket time, yakni 20 detik, 22 detik, 24 detik, 26 detik dan 28 detik. Setiap kelas diambil 3 pemenang dengan waktu terbaik. Selain itu, juga ada kelas spesial Fast Babe of The Night, Fast Couple of The Night, The Most Accurate Night dan The Most Favorite Brio Challenger."Kami beri kesempatan …

Nih, Sosok Yaris Generasi Ketiga

Shanghai, KompasOtomotif -  Yaris  generasi ketiga sudah diperkenalkan di Shanghai Auto Show pekan lalu. Selain untuk China, hatchback ini ditarget untuk  negara Asia lainnya. All-New Yaris basisnya sama dengan All-New Vios membuat debut di Bangkok Motor Show awal Maret  lalu. Wajah depan unik, seolah punya kumis samping dengan sosok lebih macho.Interior juga total baru dengan dua warna dominan beige dan hitam dan desain dasbor terkesan lebih mewah. Dimensi semakin besar: panjang 4.113 mm, lebar 1.700 mm, tinggi 1.440 mm dan jarak sumbu roda depan dan belakang 2.550 mm.  Juga ada model sedan, sebenarnya adalah all-new Vios. Kepastian pemasaran Yaris ini diperkirakan akhir tahun ini (di China) dan akan dirakit di China. Untuk sumber tenaga, belum ada penjelasan!  All-New Yaris
http://otomotif.kompas.com/read/2013/04/29/7824/Nih.Sosok.Yaris.Generasi.Ketiga

Malam Ini, Malam Terbaik untuk Mengamati Saturnus

KOMPAS.com - Bagi warga Indonesia, Minggu (28/4/2013) adalah malam terbaik untuk melihat Saturnus. Planet ini mencapai posisi terdekatnya dengan Bumi atau oposisi.Saturnus sebenarnya mencapai posisi terdekatnya dengan Bumi pada Senin (29/4/2013) sekitar pukul 08.30 WIB. Namun, Matahari pagi tentu menghalangi pengamatan. Sebagai gantinya, pengamatan yang tetap akan menjadi yang terbaik di tahun 2013 bisa dilakukan Minggu malam ini.Malam nanti, Saturnus akan bersinar terang. Berdasarkan simulasi di aplikasi Stellarium, tingkat kecerlangan atau magnitud Saturnus sekitar 0,33.Dengan kecerlangan tersebut, Saturnus bisa dilihat dengan mata telanjang. Tentu saja, syaratnya bila tak ada awan yang menghalanginya. Saturnus akan tampak sepanjang malam, setelah Matahari tenggelam hingga menjelang fajar.Untuk pengamatan lebih baik, tentu dibutuhkan teleskop. Malam ini, Saturnus sedang condong ke arah Bumi sehingga memungkinkan manusia mengamati struktur cincinnya pada sudut yang terbaik."Satu…

Splash Vakum Karena Isu Mobil Murah

Jakarta, KompasOtomotif - Peluncuran New Splash di Karawang (27), seperti menandai kelahiran kembali Suzuki menggarap segmen city car. Pasalnya, mobil kota itu sempat vakum di pasar nasional dua bulan (Januari- Februari 2013). Selain itu, Karimun juga sudah berhenti dijual sejak September 2012.Davy Tuilan, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Jaringan Distribusi PT Suzuki Sales Indomobil (SIS) mengatakan, dihentikannya sementara penjualan Splash di antaranya kuatnya isu program mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC), meski sampai kini tidak jelas, sehingga terjadi kerancuan segmentasi di pasar. Splash yang bermain di kelas city car bisa terimbas kanibalisasi sebagai produk LCGC, maupun sebaliknya."Awal tahun isunya regulasi LCGC akan dikeluarkan, ini yang sempat bikin bingung. Kami juga sambil menunggu selesainya pengembangan transmisi otomatis di India," jelas Davy di sela peluncuran New Splash di Karawaci, Jawa Barat, hari ini (26/4/2013).Pada peluncuran 2010 lalu, Suzuki …

Akhirnya Splash Matik Hadir, Manualnya Lebih Murah

Jakarta, KompasOtomotif - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akhirnya meluncurkan New Splash transmisi otomatis di Lippo Karawaci, Jawa Barat (27/4), setelah dipasarkan sejak tiga tahun lalu, tepatnya Maret 2010. Mobil kompak segmen A ini tampil lebih segar dengan ubahan minimalis.Itu tampak pada gril dengan rongga kotak sejajar. Pada bagian ujung lampu depan ada "jendolan", memberikan efek lebih terang waktu menyala dan kini dilengkapi dengan pengatur ketinggian cahaya (Leveling Adjuster) sesuai kondisi di jalan. Bemper, lampu kabut dan konfigurasi lampu belakang juga berubah, lebih segar dan spion elektrik.Dari interior, peningkatan dilakukan pada audio yang 2-Din. Sementara ciri khas speedometer berlatar belakang putih bulat besar di balik lingkar kemudi dan tacometer terpisah dengan bingkai independen lebih kecil di sisi kiri atas, masih dipertahankan. New Splash juga sudah dilengkapi dengan sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brake-Force Distri…

AIPI Terima Dua Anggota Baru Komisi Ilmu Rekayasa

Ilmu PengetahuanAIPI Terima Dua Anggota Baru Komisi Ilmu Rekayasa Penulis : Megandika Wilibrordus | Sabtu, 27 April 2013 | 15:41 WIB BOGOR, KOMPAS.com- Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) menerima Dr Tatang Hernas Soerawidjaja dari Institut Teknologi Bandung dan Prof Dr Purwiyatno Hariyadi dari Institut Pertanian Bogor sebagai anggota baru dalam Komisi Ilmu Rekayasa AIPI, Sabtu (27/4/2013), di Padjajaran Suites & Conference, Bogor.Dr Tatang Hernas S adalah Lektor Kepala pada Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri ITB. Dalam kuliah inagurasinya, Dr Tatang menyampaikan makalah berjudul "Energi: Sang Sumber Daya Induk"."Energi adalah sumber daya induk atau bahan mentah paling pokok karena energilah yamg memungkinkan kita menyediakan pangan, air, dan material lain," ujar Dr Tatang yang juga sebagai Ketua Ikatan Ahli Bioenergi Indonesia."Bahan…

Waspadai Puting Beliung Menuju Pancaroba

JAKARTA, KOMPAS.com - Menuju masa peralihan atau pancaroba ke musim kemarau, peluang terjadinya hujan disertai petir, angin kencang, dan puting beliung meningkat. Masyarakat diminta mewaspadainya."Pada masa pancaroba, pembentukan awan kumulonimbus berlangsung cepat. Perbedaan tekanannya dengan daratan menjadi tinggi sehingga memicu fenomena, di antaranya puting beliung," demikian kata Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hariadi, Jumat (26/4) di Jakarta.Hariadi mengatakan, pancaroba ditandai dengan pola angin yang belum pasti. Ketika musim hujan, terjadi pola angin dari arah barat. Pada musim kemarau, arah angin dari timur."Saat ini, arah angin mulai dari timur sudah terjadi. Tetapi, masih ada sebagian wilayah yang polanya tidak pasti," kata dia. Ketidakjelasan itu termasuk hujan yang hingga kini masih berpotensi turun di sejumlah daerah.Angin dari Samudra Hindia di selatan Sumatera, terutama…

Jejak Ramai di Padang Lawas

Oleh Lusiana IndriasariKebudayaan Hindu-Buddha tak hanya menyebar di Pulau Jawa, tetapi juga di Pulau Sumatera. Jejak dua kebudayaan itu di antaranya ada pada sebagian tradisi masyarakat ataupun tinggalan artefak. Salah satu artefak penting yang menguak teknologi kuno di Sumatera adalah benda-benda berbahan perunggu.Artefak perunggu dari kawasan kepurbakalaan Padang Lawas di Sumatera Utara menarik perhatian Erry Soedewo (40). Peneliti bidang kepakaran Hindu-Buddha dari Balai Arkeologi Medan itu ingin mengetahui susunan material kuno penyusun benda perunggu Padang Lawas.Sejumlah arca dan artefak perunggu koleksi Museum Provinsi Sumatera Utara yang ditemukan di Padang Lawas dan Simangambat pun dipinjam. Lalu, diteliti di Badan Tenaga Nuklir (Batam) di Yogyakarta. Temuan itu berupa pilar relung berukuran 57 sentimeter, potongan gantungan genta, serta beberapa arca Buddha kecil "Saya ingin tahu teknologi kuno metalurgi di Sumatera," kata Erry, Jumat (25/4).Simanga…

Rusak, Pesawat Angkasa Luar Sukses Merapat di ISS

Misi Luar AngkasaRusak, Pesawat Angkasa Luar Sukses Merapat di ISS Penulis : Pieter P Gero | Jumat, 26 April 2013 | 23:53 WIB MOSKWA, KOMPAS.com- Sebuah pesawat luar angkasa Rusia yang mengalami kerusakan pada sistem antenna navigasi, berhasil merapat di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Padahal sistem antenna navigasi ini sangat diperlukan untuk membimbing pesawat luar angkasa yang terbang tanpa awak ini.Pesawat kargo diluncurkan dari fasilitas peluncuran luar angkasa utama Rusia di Baikonur, Kazakhstan hari Rabu lalu.Kantor berita AP, Jumat (26/4/2013), melaporkan, antenna navigasi ini tidak muncul saat pesawat ini mencapai orbit. Pusat kontrol misi luar angkasa Rusia berupaya berulangkali agar antenna ini bisa bekerja sempuran. Sekalipun dalam kondisi rusak atau tak sempurna, pesawat luar angkasa Rusia yangm mebawa kargo lebih dari tiga ton berisi makanan, oksigen, air, dan berb…

Spesies Manusia Terancam Teknologi Ciptaannya

OXFORD, KOMPAS.com — Tim ilmuwan dan filsuf internasional yang tergabung dalam Future of Humanity Institute di Oxford University baru-baru ini mengungkapkan hasil analisisnya tentang faktor yang paling mengancam kelangsungan hidup spesies manusia.Menyatakan pendapatnya dalam sebuah makalah, Existential Risk as a Global Priority, tim ilmuwan tersebut meminta agar para pengambil keputusan di tiap negara dan di level internasional menaruh perhatian pada faktor yang paling mengancam kehidupan manusia itu.Beberapa sebab sebelumnya disebut sebagai ancaman besar, misalnya bencana alam ataupun penyakit. Namun, Nick Bostrom, Direktur Future of Humanity Institute, memperkirakan bahwa manusia pasti akan survive melawan bencana dan penyakit. Sejarah telah membuktikannya.Ancaman hantaman asteroid sebelumnya sempat muncul sebagai skenario kiamat. Menurut Bostrom, peluang terjadinya asteroid kecil. Paling tidak, dalam jangka waktu ratusan tahun ke depan, tak ada asteroid yang sanggup memusnahkan man…

Berkendara Dini Hari Harus Lebih Waspada

Jakarta, KompasOtomotif - Kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa tokoh muda Islam, ustadz Jeffry Al Buchori masih menjadi obrolan sepanjang hari. Termasuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) Road Safety Association (RSA) yang menyoroti masalah keselamatan berkendara di jalan."Kami turut berduka cita atas wafatnya almarhum," ujar Sekjen RSA Indonesia, Lucky Subiakto, di Jakarta, hari ini (26/4). Kecelakaan tak pernah mengenal jarak, waktu, dan status sosial. Bisa menimpa siapa saja."Para pemotor ketika berkendara dini hari harus menggandakan kewaspadaan. Kondisi tubuh harus benar-benar prima. Jangan memaksakan diri bila kondisi badan kurang sehat. Juga menahan diri dari godaan memacu kendaraan lantaran lengang dan mulusnya jalan," ujar Lucky.Ketua Umum RSA Indonesia, Edo Rusyanto menambahkan, Indonesia menghadapi persoalan serius terkait keselamatan jalan. "Tahun lalu, tiap jam sedikitnya rata-rata ada 13 kecelakaan dan menyebabkan tiap jam 3 orang tewas," k…

"Oblivion" dan Nasib Bumi Bila Kehilangan Bulan

KOMPAS.com — Setelah Star Wars, Star Trek, dan The Matrix, kini ada lagi satu film fiksi ilmiah berjudul Oblivion. Film yang kini masih diputar di bioskop-bioskop Indonesia itu diangkat dari komik karya Arvid Nelson dan Joseph Kosinski, berlatar Bumi pada tahun 2077.Dengan aktor utama Tom Cruise, film tersebut menyuguhkan beberapa hal menarik. Misalnya, bagaimana manusia hidup di luar angkasa (orbit Bumi) serta bagaimana penerbangan luar angkasa masa depan dimungkinkan dengan pesawat satu awak.Alkisah, dalam film tersebut, pada tahun 2017 Bumi diserang oleh alien yang dijuluki Scavenger. Satu hal menarik yang disuguhkan adalah bahwa Bulan telah dihancurkan. Bagaimana bila hal itu benar-benar terjadi?Sebuah tulisan di Discovery, Kamis (25/4/2013), mengulas konsekuensi bila fakta bahwa Bulan hancur itu benar-benar menjadi nyata. Dua skenario disuguhkan. Pertama, bila debris Bulan yang hancur masih ada di sekitar Bumi, dan kedua bila Bulan benar-benar menghilang.Bila Bulan hilang, tentu …

Sharapova Lupakan Land Rover Beralih ke Porsche

Membawa pulang trofi juara Porsche Tennis Grand Prix di Stuttgart, Jerman. [...]
http://otomotif.kompas.com/read/2013/04/26/7807/Sharapova.Lupakan.Land.Rover.Beralih.ke.Porsche

Penuturan Yono Mengenai Kecelakaan Ustaz Jeffry

Jakarta, KompasOtomotif - Kronologi kecelakaan tunggal Ustaz Jeffry "Uje" Al Buchori dini hari (26/4) tadi di Pondok Indah, Jakarta Selatan, masih beragam versi. Sejauh ini, laporan dari Polres Jakarta Selatan antara lain menyimpulkan Uje kehilangan kendali dan menabrak pohon palem. KompasOtomotif memperoleh informasi tambahan langsung di lokasi kejadian. Yono, pria paruh baya tukang kebun rumah di Jln. Gedung Hijau No.17, Pondok Indah, Jakarta selatan yang terjaga dari lelap setelah mendengar benturan keras menuturkan sebagai berikut.  Setelah menabrak bidang tepian jalan, motor langsung menghajar pohon Palem. Setelah itu, Ustaz Jeffry terpental dan jatuh di sekitar pohon. "Sedang motor terlempar 15 langkah atau sekitar 10 meter dari pohon  ke arah tengah jalan (mendekati pemisah jalan)," cerita Yono sambil tangannya menunjuk posisi motor tergeletak."Saya tidak tahu pwersis kejadiannya. Begitu keluar, pengendara motor  sedang dibopong oleh beberapa orang. Kon…

Renault Duster Dibanderol Rp 250 Jutaan

Siap menghidupkan kembali lima jaringan pemasaran dari sembilan yang sempat beroperasi. [...]
http://otomotif.kompas.com/read/2013/04/26/7806/Renault.Duster.Dibanderol.Rp.250.Jutaan

Awan Hujan Meluas, Hujan Masih Berpeluang Terjadi

Awan Hujan Meluas, Hujan Masih Berpeluang Terjadi Jumat, 26 April 2013 | 13:26 WIB KOMPAS/AGUS SUSANTO Percikan air hujan menempel pada kaca di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (6/4/2013). Hujan merata mengguyur Jakarta hingga menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jalan. JAKARTA, KOMPAS.com - Berdasarkan citra satelit MTSAT yang dilansir Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Kamis (25/4/2013), awan hujan masih meluas di sebagian besar wilayah Indonesia. Hingga beberapa hari ke depan, sejumlah daerah masih berpeluang hujan, kecuali kawasan Nusa Tenggara hingga Bali dan Jawa bagian timur yang terpantau lapisan awannya menipis.Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), saat ini belum sepenuhnya wilayah Indonesia memasuki musim kemarau. Hingga akhir April, dari 342 zona musim yang ditetapkan, diperk…

Observatorium Tertua Suku Maya Ditemukan

ARIZONA, KOMPAS.com - Arkeolog menemukan komples bangunan piramida Suku Maya yang berfungsi sebagai tempat menjalankan ritual sekaligus observatorium Matahari. Temuan dipublikasikan di jurnal Science, Kamis (25/4/2013).Sisa-sisa bangunan tersebut ditemukan di situs bernama Ceibal, Guatemala. Penemuan ini memberi petunjuk bahwa awal mula peradaban Maya dan interaksinya dengan peradaban lainnya lebih kompleks daru yang diduga.Bangunan ini ditemukan setelah ekskavasi selama 7 tahun. Penemuan bangunan tidak mudah. Daniela Triadan dari University of Arizona yang terlibat penelitian mengatakan, bangunan ini terpendam di kedalaman 7-18 meter di bawah permukaan tanah. Struktur bangunan yang pertama kali ditemukan adalah sebuah aula yang terbagi menjadi bagian barat dan timur. Penanggalan karbon menunjukkan, bangunan ini dibangun sekitar tahun 1000 Sebelum Masehi.Arsitektur bangunan disebut "Group E Ensemble". Arsitektur bangunan tersebut berfungsi mendukung aktivitas menandai perger…

Desainer Produk AS Ciptakan Es Batu Abadi

Desainer Produk AS Ciptakan Es Batu Abadi Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Jumat, 26 April 2013 | 10:53 WIB MASSACHUSETTS, KOMPAS.com - Desainer Dave Laituri membuat inovasi baru yang membantu mendinginkan minuman. Ia membuat es batu dengan bahan logam stainless steel. Es batu tersebut, karena berbahan logam, takkan ikut mencair. Jadi, bisa dibilang es batu abadi. Karena tak mencair, es batu abadi ini takkan memengaruhi rasa minuman karena kelebihan air yang biasa terjadi setelah es batu berbahan air mencair.Inspirasi menciptakan es batu abadi ini, kata Laituri, datang dari tren sebelumnya. Desainer bernama Raymond Loewy sebelumnya menggunakan ball bearing untuk mendinginkan scotch."Dia adalah pria yang cukup berkelas dan saya dengar banyak orang terkenal dari era itu memakai ball bearing untuk mendinginkan minuman kesukaannya. Ball bearing tidak mengencerkan minuman dengan air. Gambara…

Anak Orangutan Diserahkan

Anak Orangutan Diserahkan Kamis, 25 April 2013 | 21:23 WIB KOMPAS/LUKAS ADI PRASETYA Orangutan (Pongo pygmaeus morio) jantan berumur sekitar 4 tahun ini ditempatkan di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Kalimantan Timur, Rabu (24/4/2013). Satwa ini sebelumnya dirawat seorang warga Sangkulirang, Kutai Timur yang tidak tega melihat orangutan itu sendirian dan berkeliaran di sekitar rumah. BALIKPAPAN, KOMPAS.com — Seekor orangutan (Pongo pygmaeus morio) berumur 4 tahun diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Kalimantan Timur. Satwa ini sebelumnya dirawat warga yang kasihan melihatnya tanpa induk dan kelaparan.Anak orangutan itu diserahkan Ery Sutanto, warga Balikpapan, Selasa (23/4/2013), ke Kantor BKSDA Balikpapan. Namun, pemeliharanya bukan Ery, melainkan warga transmigran di Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur. Ery tengah berada di…

10 Tahun Diduga Alien, Identitas Makhluk Ini Terkuak

KOMPAS.com - Tahun 2003, sebuah makhluk yang dimumifikasi ditemukan oleh seorang pria yang mencari peninggalan sejarah di sebuah gereja di La Noria, Gurun Atacama, Chile. Mumi itu sangat kecil, berukuran hanya sekitar 15 cm.Rupa mumi tersebut begitu aneh, menyerupai alien. Karenanya, selama 10 tahun, identitas tulang tersebut menjadi misteri. Ada yang percaya bahwa mumi itu adalah makhluk luar angkasa, ada pula yang meyakini bahwa mumi itu adalah janin manusia yang digugurkan.Orcar Munoz, penemu obyek itu tersebut awalnya mendeskripsikan bahwa kerangka itu memiliki gigi keras dan kepala yang memiliki tonjolan. Sementara, terdapat sisa kulit yang tampak bersisik. Tak seperti manusia, tulang rusuknya hanya 9 (jumlah kemudian direvisi menjadi 10).Mumi yang kemudian disebut Atacama Humanoid (Ata) tersebut beberapa kali berpindah tangan sebelum akhirnya jatuh ke Ramon Navia Orio, Kepala Institute for Exobiological Investigation and Study (IEE). Navia-Orio mengungkapkan, obyek itu bukan hoa…

Penyelamatan Ciliwung, Akademisi Diminta Berperan

Penyelamatan Ciliwung, Akademisi Diminta Berperan Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Kamis, 25 April 2013 | 19:19 WIB KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO Petugas mengeruk lumpur dan sampah yang memenuhi dasar Kali Ciliwung yang melintasi kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (5/2/2013). Pengerukan dilakukan untuk menambah kapasitasa daya tampung air saat banjir kembali datang. DEPOK, KOMPAS.com - Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) meminta akademisi ikut berperan dalam menyelamatkan Ciliwung. Peran bisa dalam wujud penelitian, komunikasi hasil penelitian serta advokasi.Hal tersebut dikemukakan oleh anggota KPC dari berbagai wilayah di Jakarta, Depok dan Bogor dalm diskusi yang digelar oleh Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Indonesia, Kamis (25/4/2013).Sudirman Asun dari Ciliwung Institute mengatakan, "Kami butuh pihak seperti Universitas Indonesia untuk melakukan advokasi…

Otobursa Tumplek Blek Ke-14 Siap Digeber

Jakarta, KompasOtomotif – Pecinta otomotif Indonesia tahun ini kembali berkumpul dalam ekosistem yang diselenggarakan OTOMOTIF GROUP, Kompas Gramedia, dengan bursa outdoor produk dan aksesori otomotif terbesar di Asia Tenggara, The 14th OTOBURSA Tumplek Blek Goes International, 11 – 12 Mei 2013 di Plaza dan Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno.Tema tahun ini adalah "GenBrani Movement", bisa diartikan sebagai semangat mengikuti perkembangan zaman. "Perubahan tren yang memasuki era modern dengan perkembangan teknologi pesat menjadikan muda-mudi kita tampil berani dan menjadi pencipta berprestasi menandingi gaya mainstream,"  Ujar Billy Riestianto, pemimpin redaksi Tabloid Otomotif.Selain mengakomodasi produk lokal berkelas dunia, tahun ini juga terdapat booth international yang mempromosikan produk bertaraf internasional seperti GASGAS (Spanyol), LUK (Jerman), Ferodo (Inggris), Yoshimura (Jepang) dan banyak lagi. Beberap agen pemegang merek mobil dan sepeda motor …

Mapala UI Gelar "Run Foriver" Peduli Ciliwung

Mapala UI Gelar "Run Foriver" Peduli Ciliwung Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Kamis, 25 April 2013 | 17:44 WIB KOMPAS/ANTONY LEE Sejumlah remaja dari Megamendung dan Cisarua dan komunitas peduli Ciliwung memunguti sampah di sekitar Kali Cisampay, salah satu hulu Sungai Ciliwung di Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Minggu (21/4/2013). Kegiatan ini bagian dari Rereongan Puncak Bumiku dalam rangka memeringati Hari Bumi. Selama sekitar 2 jam memulung, sampah yang terkumpul mencapai sekitar 30 plastik ukuran besar. DEPOK, KOMPAS.com - Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung makin parah. Banyak DAS diurug untuk pengembangan perumahan. Sementara, sampah terus dibuang ke aliran sungai, mengganggu biota sungai terbesar yang membelah jakarta itu.Prihatin dengan kondisi tersebut Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Indonesia (UI) tergerak unt…

LLumar Berikan Lima Elemen pada Konsumen

Jakarta, KompasOtomotif - PT Jaya Kreasi Indonesia (JKI) selaku distributor tunggal kaca film LLumar di Indonesia meluncurkan tema baru LLumar Zone.Reinventing Heaven. Jadi, pemilik mobil yang memakainya bisa menikmati lima elemen penting yang berkaitan, tak cuma terhadap kenyamanan, tapi juga kesehatan.Elemen-elemen tersebut berupa Kesehatan (healthy) yang melindungi kulit manusia dari sinar ultra violet matahari. Lalu, Perlindungan (protection) dari tindakan kejahatan maupun pecahan kaca akibat kecelakaan, Kenyamanan (comfort) yang tercipta di dalam kendaraan, Efisiensi (Efficiency) berkaitan dengan bahan bakar karena meringankan kinerja sistem pendingin ruang udara di kabin, dan terakhir Kemewahan (luxury) yang ditampilkan dari produk kaca film tersebut.Tema yang baru diluncurkan itu akan disosialisasikan ke semua dealer, pencinta otomotif, pemakai kaca film (khusus produk LLumar) dan masyarakat luas."Keunggulan kaca film LLumar sudah teruji kualitasnya dengan sertifikasi dari…

Ini Sosok Honda Accord yang Diluncurkan Besok

Jakarta, KompasOtomotif - Honda Prospect Motor (HPM) secara resmi menjual Accord generasi kesembilan di Jakarta, besok. Salah satu varian yang akan diluncurkan adalah VTi yang merupakan varian termurah, seperti yang diabadikan KompasOtomotif di Sunter, siang tadi (24/4).Secara desain, perubahan cukup besar. Tampilan body lebih ramping dan lekukan garis lebih halus. Dibanding pendahulunya, lampu depan lebih tipis dan sudah memakai proyektor dan daytime running light. Lis lebar corak krom yang berada di atas gril pindah ke bawah dan memanjang hingga sisi kanan-kiri menyerupai huruf "U". Lubang angin di bawahnya lebih lebar dan bentuk rumah serta lampu kabut berubah jadi kotak. Sementara desain  belakang lebih mirip dengan generasi ketujuh terutama pada lekukan bagasi dan juga bemper. Lampu rem terlihat lebih elegan dan lebih menonjol dari permukaan body samping.Ketika KompasOtomotif melongok  ke dalam kabin, banyak fitur-fitur baru. Di tengah dasbor ada 2 layar monitor, yang a…

KOMPAS.com - Sains

KOMPAS.com - Sainshttp://www.kompas.com/ News and ServiceWed , 24 Apr 2013 08:40:23 +0000id2013 Kompas Cyber Mediahourly1KOMPAS.comhttp://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif14420KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih LuasGM Berniat Impor Mobil dari Chinahttp://otomotif.kompas.com/read/2013/04/24/7757/GM.Berniat.Impor.Mobil.dari.China Wed , 24 Apr 2013 08:26:06 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/06/07/caaf990a6d07522d0ae1d71a460bbd42_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Berharap juga bisa mendongkrak kinerja ekspor menjadi antara 100.000 - 130.000 unit. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2013/04/24/7757/GM.Berniat.Impor.Mobil.dari.China">[...]</a>http://otomotif.kompas.com/read/2013/04/24/7757/GM.Berniat.Impor.Mobil.dari.ChinaAkan Ada Hujan Meteor Langka akibat Komet ISONhttp://sains.kompas.com/read/xml/2013/04/24/08143151/…

Kerangka "Romeo dan Juliet" Ditemukan

Kerangka "Romeo dan Juliet" Ditemukan Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Selasa, 23 April 2013 | 20:44 WIB KOMPAS.com - Temuan kerangka manusia dari masa lalu memang umum. Tapi, bagaimana jika kerangka yang ditemukan adalah sepasang kekasih dan ditemukan dalam posisi bergandengan tangan? Ini seperti menemukan kerangka Romeo dan Juliet.Arkeolog dari Cluj-Napoca Institute of Archaeology and History of Art menemukan kerangka dengan karakteristik tersebut. Ia menemukannya setelah melakukan penggalian di lokasi bekas biara Dominikan. Peneliti utama dalam ekskavasi ini, Adrian Rusu, mengatakan, "Ini misteri. Penguburan macam itu pada masa lalu langka. Kami percaya bahwa pria yang ditemukan kerangkanya itu mati karena luka parah hingga bagian panggul patah."Karena kerangka perempuan yang ditemukan menunjukkan bahwa perempuan itu dalam kondisi sehat, maka Rusu dan timnya menduga ba…

Gadis Seksi Shanghai Auto Show 2013

Shanghai, KompasOtomotif - Pada gelaran Shanghai Auto Show 2013 yang digelar di China, 20-29 April, tampilnya mobil-mobil baru dan konsep memang menjadi daya tarik. Tapi, tak kalah menarik, berdirinya dara-dara manis di stan Toyota, General Motors, Volkswagen, Honda, dan lainnya di samping kendaraan, juga menambah glamornya pesta tersebut.   Meski dihantui isu fulu burung, pemerintah setempat berhasil meyakinkan para peserta dan pengunjung bahwa semua sudah ditangani dengan baik. Hanya segelintir orang yang tetap berjaga-jaga dengan memakai masker. Bahkan prosesi peluncuran dan pengenalan produk berjalan lancar tidak seperti yang terjadi 10 tahun lalu.Inilah para srikandi  yang bertugas sebagai sales promotion girls (SPG).  Silahkan simak galeri fotonya.
http://otomotif.kompas.com/read/2013/04/23/7753/Gadis.Seksi.Shanghai.Auto.Show.2013

Nasib si Orang yang Kehilangan Hutan

KOMPAS.com - Orangutan —yang diambil dari kata "manusia hutan" (man of forest), kian hari kian menghadapi ancaman kepunahan. Orangutan Sumatra (Pongo abelii) sampai sekarang terus menjadi korban, tersingkir karena aktivitas penebangan masif. Area hutan rumah mereka hilang.Hal ini dibahas pada diskusi bertajuk "Wildlife Protection Series: Orangutan" yang berlangsung di Pusat Kebudayaan Atamerica, Pacific Place, Kawasan SCBD Jakarta, Senin (22/4/2013). Menurut Ian Singleton, spesialis orangutan dan Direktur Konservasi di Sumatran Orangutan Conservation Programme (SOCP), wilayah hutan yang dialih fungsi ke lahan perkebunan membuat tidak mungkin lagi kehidupan bagi orangutan.Selain dapat terbunuh, pembukaan hutan bagi perkebunan monokultur berakibat spesies orangutan yang bertahan hidup terputus dari habitatnya dan terisolasi dari populasi. Sementara, Singleton memaparkan, angka kerusakan hutan di wilayah Sumatra terutama Aceh dan Sumut, tetap tinggi atau tidak berkura…