Rabu, 12 Desember 2012

Keistimewaan Bahasa Arab

Jazirah Arab adalah sebuah wilayah yang menghampar seluas lebih dari seribu kilometer persegi. Sangatlah menakjubkan bahwa seluruh penduduk di wilayah seluas itu menggunakan satu bahasa yang sama: bahasa Arab, dengan sejumlah dialeknya. Tidak ada bahasa lain di sana.

Begitu luasnya area sebaran para penuturnya menyebabkan bahasa Arab tumbuh menjadi bahasa yang sangat kaya. Para pakar mencatat bahwa bahasa ini memiliki lebih dari 25 juta kosa kata. Sebagai gambaran lebih detail, Muhammad bin Ya’qub, pengarang kamus al-muhiith”, menerangkan bahwa ada kurang lebih 1000 kosa kata yang menunjuk ke makna pedang dan ada 5644 kosa kata yang menunjuk ke makna unta dan keadaan-keadaannya.

Inilah antara lain kenapa Allah swt menurunkan al-Qur’an dengan menggunakan bahasa Arab. Pesan-pesan universal wahyu dapat ditampung oleh bahasa ini. Tidak ada bahasa lain yang lebih kaya dari bahasa penduduk jazirah Arab ini.

Di bidang susastra, terutama puisi, prosa, dan perumpamaan, keahlian mereka sangat sulit ditandingi oleh siapapun, kapanpun, dan di manapun. Di masa itu, puisi (sya’ir) menjadi sarana proganda dan sarana penyebaran informasi yang sangat efektif, sama dengan media massa dewasa ini. Karena pesatnya perkembangan sastra, orang-orang Mekkah pun paham dan merasakan betul keindahan bahasa Al-Qur’an. Sedemikian indahnya bahasa wahyu ini sampai-sampai mereka menyebut Nabi saw sebagai penyihir.

Diriwayatkan bahwa 3 tokoh musyrik Mekkah, yaitu Abu Jahal, Abu Sufyan, dan al-Akhnas bin Syuraiq, pada suatu malam secara sembunyi-sembunyi pergi mendengarkan al-Qur’an yang dibaca Rasul saw pada malam hari di rumahnya. Pagi harinya, mereka bertemu dan saling mengecam mengapa rekannya pergi ke rumah Muhammad untuk mendengarkan al-Qur’an. Mereka khawatir masyarakat awam terpengaruh. Keesokan malamnya hal serupa terjadi lagi, bahkan sampai tiga malam berturut-turut…

Pengelanasemesta

◄ Newer Post Older Post ►
 

© mehrir Powered by Blogger | Google | Gmail