Freemasonry

dari-firaun-sampai-freemasonry

Pernahkah anda mendengar nama FREEMASON? Apa Itu Freemason dan apa tujuan pokoknya? Apa Kaitan Freemason dengan kejadian-kejadian besar di dunia, seperti revolusi Perancis, Perang Dunia I, dan II, misteri penyakit Aids, runtuhnya menara kembar di Amerika, perang di Afganistan dan Irak? Lalu apa kaitannya dengan Islam? Sebenarnya banyak video yang mengulas tentang kelompok ini, seperti halnya di Youtube. Anda tinggal memasukkan kata kunci Freemason. Hanya saja ketika saya mencoba mencari artikel dalam bentuk teksnya di mesin Google, hanya sedikit yang membahas masalah tersebut, itupun kebanyakan dalam versi bahasa Inggris. Maka akhirnya saya memutuskan untuk menyunting tulisan ini yang diambil dari subtitel video Youtube. Silahkan anda baca seluruhnya, jangan sebagian-sebagian, agar anda lebih mengenal keberadaan kelompok ini dan apa pengaruhya terhadap eksistensi Islam.



Saddam-Husein
Saddam Husein



2 Agustus 1990, pasukan Saddam Hussein menyerang pertahanan negara kaya minyak, Kuwait. Dalam ketakutan akan invasi Irak ke Saudi Arabia, Amerika Serikat dan koalisi sekutunya memasuki Semenanjung Arab untuk membentuk suatu "penghalang" (operasi militer), dan hasilnya adalah rangkaian pembicaraan diplomatik negosiasi-negosiasi yang secara cepat menjadi situasi tanpa harapan. Pada tanggal 17 Agustus 1991 operasi "Perisai Padang Pasir" berubah menjadi "Badai Padang Pasir". Pasukan Amerika dan sekutunya menggempur pasukan Saddam Hussein. Roket meluncur di mana-mana, menimbulkan korban tewas ribuan orang termasuk warga sipil. Konflik itu disaksikan jutaan pemirsa melalui tayangan CNN dan BBC, yang menyiarkan propaganda, pembasmian sistematik dari kekuatan Saddam Hussein oleh pasukan koalisi yang jauh lebih hebat dalam kekuatan teknologi, politik dan ekonomi. Bagaimanapun hanya sebahagian kecil saja orang-orang yang tahu, bahwa permulaan perang itu telah direncanakan, dikendalikan dan dimanipulasi oleh sebuah kekuatan elit, kelompok yang telah menciptakan khayalan tentang Saddam Hussein, seorang lelaki dengan kekuasaan memimpin jutaan tentara yang kuat, yang hampir menjadi negara nuklir, lelaki yang telah menguasai 1/5 minyak dunia dalam waktu semalam.

Sesungguhnya dia hanyalah salah seorang pion, diantara banyak pion lainnya, dan hanya sebagai boneka dalam sebuah "rencana besar utama" dalam Perang Teluk, sebagai batu loncatan yang tersusun rapi. Sebenarnya, penggunaan peperangan sama sekali bukan hal yang baru untuk mengendalikan peristiwa besar dunia. Kenyataannya, mereka telah melakukannya selama beabad-abad. Dari balik layar, mereka telah merencanakan perang-perang besar, revolusi dan resesi. Mereka mengendalikan semua yang kalian baca, semua yang kalian dengar dan semua yang kalian lihat. Mereka telah mengatur untuk mendokrin seluruh populasi kepada cara berfikir mereka dan telah menyusup pada posisi-posisi kunci dalam setiap pemerintahan, dan dari balik layarlah mereka telah membentuk tatanan politik baru, tatanan ekonomi baru, dan yang lebih mengancam adalah TATANAN AGAMA BARU! Tujuan akhir mereka adalah "MENGUASAI SELURUH DUNIA", dan mereka tidak akan terhenti oleh apapun, untuk mencapai tujuan mereka, sebagaimana yang telah diungkapkan pada pidato presiden Amerika Serikat, George Bush: "Apa yang dipertaruhkan, lebih kecil dari hanya satu negara kecil, ini adalah sebuah ide besar, TATANAN DUNIA BARU"


Paus-Urban-II
Paus Urban II


Bagaimanapun juga, asal rencana dunia tidak diciptakan di kantor Gedung Putih, kenyataannya berawal dari perang lain, kali ini di tahun 1095, dan tempatnya di Clermont Perancis. Eropa pada abad ke-11, dipimpin oleh Gereja, yang mencengkram erat hati dan pikiran rakyat. Kekuasaan ini memungkinkan Paus Urban II untuk memerangi Khalifah Muslim, dan Perang Suci itu dia sebut sebagai "Perang Salib".

Knight-Templar
Knight Templar


Dan tujuannya adalah untuk merebut kembali Yerusalem, yang telah berada di bawah pemerintahan umat Muslim semenjak tahun 637. Di tahun 1099, pemerintahan itu diakhiri dengan perang berdarah dan tiba-tiba. Atas nama salib, kaum wanita diperkosa dan dibunuh, anak-anak dibunuh dengan pedang, dan dikatakan, bahwa darah mengalir di jalanan sampai setinggi lutut kuda. Di tanah penuh pertumpahan darah dan teror ini, muncul sekelompok pria, yang tidak akan berhenti untuk mendapatkan keinginan mereka, tak peduli apapun harganya. 20 tahun sesudah Yerusalem direbut, "Kubah Batu" (Mesjid Al-Sakhrah) dirampas oleh sekelompok prajurit biarawan, yang menyebut diri mereka sebagai "Ksatria Kuil Sulaeman" atau juga disingkat "Ksatria Kuil" (Knight Templar).


Di Yerusalem, para Kesatria Kuil semakin menyimpang jauh dari praktek-praktek ajaran Kristen. Mereka mempelajari seni-seni "Kabbalah", bentuk kuno ilmu sihir Yahudi, bersama dengan upacara dan ritual-ritual gelapnya. Kaum Yahudi mempelajari ilmu itu dari para penyembah berhala Mesir kuno selama masa perbudakan oleh Fir'aun dan mengembangkannya di Babilon pada zaman Nebukadnazer. Akhirnya pada tahun 1307, raja Philip dari Perancis menangkap para Ksatria Kuil ini dengan tuduhan mengingkari Yesus, homoseksual, penyembahan berhala



Jack de Molay


dan juga ilmu sihir. Tahun 1314, Paus Clement V mengumumkan bahwa semua Ksatria Kuil kafir, bagi agama Kristen, dan memerintahkan semua milik mereka disita. Pemimpin mereka, Jack de Molay, ditangkap dan dibakar hidup-hidup. Para Ksatria Kuil terpojok, dan pada saat mereka terlihat telah berakhir untu selamanya, seberkas cahaya harapan muncul. Dari kehancuran yang pasti, mereka menemukan tempat berlindung yang aman, sekaligus sekutu. Tetapi bukan di Perancis, tapi di negara yang putus asa dalam perjuangan kemerdekaannya melawan Inggris, yakni Skotlandia. Bagi sebagian orang Skotlandia, harapan kemerdekaan telah mati bersama kematian William Wallace. Bagaimanapun, bagi raja Skotlandia, Robert The Bruce kedatangan para Ksatria Kuil, memberikan senjata rahasia baru. Pengalaman mereka selama lebih dari 200 tahun melawan tentara Islam yang kuat telah menjadikan mereka ahli dalam peperangan, dan tandingan yang melebihi tentara manapun di hadapi mereka. Pada tahun 1314, para Ksatria Kuil yang bersekutu dengan Robert The Bruce dan tentaranya, datang ke lapangan Ballack Burn untuk berperang, perang yang telah lama dinantikan, melawan Inggris. Pengorbanan Robert The Bruce terbayar, 25.000 tentara Inggris yang kuat menderita kekalahan yang memalukan oleh hanya 6.500 tentara. Mimpi akan kemerdekaan Skotlandia akhirnya terwujud. Para Ksatria Kuil telah menyelamatkan diri mereka dari jurang kehancuran, dan tidak akan pernah lagi membiarkan diri mereka untuk dihancurkan. Kali ini mereka akan menguasai negara dengan mengendalikan rajanya. Dan untuk melindungi gerakan rahasia mereka, Ksatria Kuil "harus mati", atau tepatnya nama itu harus mati. Para Ksatria Kuil yang telah melarikan diri dari Eropa, akhirnya beristirahat di Kapel Rosselyn,


Kapel Rosselyn, Scotlandia


Skotlandia, yang masih berdiri sampai saat ini, sebagai tanda kehadiran mereka di Britania.

Keturunan mereka menjadi penguasa Skotklandia yang sebenarnya. Pada tahun 1603, kematian Ratu Elizabeth I meninggalkan Inggris tanpa pewaris (keturunan) untuk tahtanya. Berdasarkan silsilah keturunan, Raja James V dari Skotlandia menjadi raja Inggris, dengan begitu Skotlandia dan Inggris bergabug membentuk kerajaan baru, dan kekuasaan para Ksatria Kuil terhadap Skotlandia semakin melebar, memberikan mereka pegangan erat terhadap seluruh Britania Raya. Lebih dari 100 tahun, para Ksatria Kuil menyembunyikan aktivitasnya, menghilang ke balik layar, hingga mereka semakin tak dikenal dan tak diingat. Bagaimanapun, mereka tidak menghentikan cengkraman eratnya terhadap Britania. Setiap waktu, mereka merencanakan, bersatu dan menyusup pada posisi-posisi kekuasaan, di setiap sudut kerajaan. Tahun 1717, para kesatria kuil melakukan kemunculan mereka lagi di Eropa. Mereka telah berkembang dalam jumlah dan kekuatan, dan mereka telah siap menggunakan identitas baru, bebas dari reputasi masa lalu mereka dan diberikan kredibilitas oleh para raja dan bangsawan Inggris. Dan nama yang mereka pilih, adalah nama yang banyak diketahui oleh orang, tapi hanya dimengerti oleh sedikit orang, nama baru ini..."THE FREEMASON"



Freemasonry


Perhatikan logo beikut ini. Salah satu yang menonjol adalah adanya gambar mata satu, yang merupakan ciri pokok dari kelompok elit ini.

Idetitas baru dalam keanggotaan Dewan Agungnya, membuat para Mason mendapatkan kehormatan dan martabat. Anggotanya mendunia, Freemason pertama adalah Fredrick, Pangeran dari Wales. Anggota terbaru termasuk Pangeran Philip, adipati Edinborough dan terus sampai dengan Ratu Inggris sampai saat ini, Elizabeth II, yang menjadi Pelindung Agung para Mason. Bagaimanapun, di balik pintu tertutup, Freemason bebas melakukan upacara-upacara rahasia dan ritual-ritual yang diwariskan kepada mereka oleh para pendahulunya, dan ini menjadi landasan untuk tingkatkan keanggotaan mereka yang disebut "derajat".


Freemason tidak puas dengan hanya menguasai Britania saja, ambisi mereka lebih besar. Dalam beberapa tahun selanjutnya dunia akan menyaksikan Eropa dan Amerika dilanda peperangan dan revolusi yang lebih menghancurkan dibandingkan sebelumnya. Tidak seperti yang dipercaya orang selama ini menganggap bahwa kedua revolusi tersebut adalah efek spontanitas dari rakyat yang tertekan. Tetapi sebenarnya merupakan rencana kotor dari orang-orang tertentu yang didorong oleh rasa lapar akan kekuasaan, dan semua ini akan dimulai dari negara dimana mereka pernah melarikan diri berabad-abad sebelumnya dan kita akan sampai kepada "pangkalan mereka untuk menguasai dunia...yakni Perancis..!!




Revolusi Perancis



Di Perancis pada abad ke 18, mayoritas populasi sangat miskin, sementara kaum bangsawan dan keluarga kerajaan hidup dalam kemewahan dan berlebih-lebihan. Terdapat jurang pemisah yang sangat lebar antara kedua kelas tersebut, dan Freemason menggunakan celah ini untuk membuat ikrar kekuasaan yang menghasilkan pergolakan terbesar dalam sejarah Perancis. Freemason mengambil kesempatan dari atmosfer kemarahan yang berkembang diantara masyarakat Perancis, dan menggunakannya untuk mewujudkan tujuan mereka sendiri, dengan rencana propaganda perangnya yang rapih. Mereka mengendalikan sepenuhnya sistem media dan menggunakannya untuk menggoyang turun naiknya pendapat publik. Koran-koran diisi dengan tuntutan rakyat untuk mengakhiri sistem kerajaan dan menggantikannya dengan sistem pemerintahan yang berdasarkan "Kebebasan, Persamaan, dan Persaudaraan". Kekayaan para Mason yang sangat banyak digunakan untuk mempengaruhi dataran politik Perancis. Politikus yang dibiayai oleh para Mason, mengkampanyekan ideologi Masonik, loji-loji rahasia dibuka, yang diperuntukkan bagi tentara Perancis. Perwira tinggi dan jendral-jendral didokrin dengan pemikiran Freemason. Dengan rakyat dan politikus serta tentara sudah dibawah kendali Masonik, maka akhirnya para Mason dapat menyerang.

Pada 14 Juli 1789, sekelompok rakyat menyerbu penjara Bastille di Paris. Tanda pergolakan tersebut secara spontanitas merembet ke daerah-daerah lainnya. Rakyat di desa-desa, kota-kota mengekspresikan kebenciannya kepada sistem yang disimbolkan oleh kerajaan. Kemarahan rakyat Perancis baru mereda pada tahun 1793 ketika tanggal 21 Januari tahun itu, raja Louis XVI dipancung dihadapan kerumunan rakyat, menandakan akhir dari kerajaan Perancis, dan membuka jalan bagi terciptanya negara lain yang dikendalikan oleh Freemason. Tetapi kejadian selanjutnya membawa dilema besar bagi para Mason, dan diluar rencana mereka.



Napoleon Bonaparte


Adalah Napoleon Bonaparte, seorang prajurit muda Perancis, yang bukannya mematuhi keinginan para Mason, tetapi malah mengangkat dirinya sebagai Kaisar Perancis. Napoleon akhirnya dipaksa turun tahta pada tahun 1814 dan diasingkan ke pulau Corsica. Tetapi 1 tahun kemudian tepatnya tahun 1815, dia kembali lagi ke Perancis, membangun pasukan baru dan siap untuk memulai lagi peperangan di Eropa. Para Mason mempunyai masalah besar di dalamnya, Britania dan sekutu Masoniknya tidak mampu membiayai perang jangka panjang dengan Napoleon tanpa beresiko bangkrut. Dalam keadaan demikian, bantuan datang secara tiba-tiba. Adalah seorang Nathan Rothschild, seorang kepala keluarga perbankan terkemuka. Tetapi karena statusnya sebagai seorang Yahudi, maka mrereka hanya bisa melakukan pekerjaannya di bawah bayang-bayang orang lain. Rothschild menggunakan kesempatan ini untuk membebaskan kaumnya, dengan memberikan hutang, dan sebagai imbalannya adalah pengakuan untuk kaum Yahudi sejajar dengan rekanan orang Eropa, dan hak untuk melakukan bisnis secara terbuka. Jika para Mason tidak mau menerimanya, maka dana tersebut bisa diberikan kepada pihak Napoleon. Para Mason tidak mempunyai pilihan lain kecuali menerimanya. Maka pada tahun 1815, tentara Inggris, Belanda dan Prusia mendarat di Waterloo, Belgia, dimana mereka bertemu dengan pasukan Napoleon dan mengalahkannya. Napoleon sendiri ditangkap dan sejak saat itu tidak pernah terdengar khabarnya lagi. Akhirnya Perancis berada di bawah kendali para Mason seutuhnya. Meskipun para ahli sejarah hanya sedikit yang mengungkapkan keterlibatan Masonik pada revolusi itu, tetapi para Mason sendiri merasa harus mengungkapkan gerakan terselubung mereka selama periode penting dalam sejarah ini. Pada tahun 1904, Marc Quiderosambo, seorang Freemason, berbicara dihadapan sekumpulan orang : "Freemasonry telah bekerja secara sembunyi tapi dengan cara yang terus menerus, untuk mempersiapkan revolusi. Kemudian kita mencapai persetujuan, hanya Freemasonry satu-satunya yang menawarkan revolusi. Dan tepuk tangan yang saya terima dari kiri, dan saya harus membiasakan diri, membuktikan tuan-tuan sekalian, bersama saya...bahwa Masonrylah yang telah membuat revolusi Perancis".

Ketika mereka yang disebut pendiri Amerika mendarat di Plymouth Rock, mereka tidak hanya membawa budak buangan saja, tetapi juga membawa unsur-unsur Masonik Eropa. Mereka lari dari daratan Eropa karena ketidak adilan yang mereka terima disana. Dan mereka menemukannya lagi di daratan baru ini dalam bentuk rezim kejam penjajahan Inggris. Untuk mendapatkan kekuasaan penuh negara baru, para Mason menggunakan ide yang sama dalam revolusi Perancis. Walauppun kerajaan Inggris telah sepenuhnya dikendalikan oleh para Masonik, tetapi perang kemerdekaan Amerika adalah hal yang perlu dilakukan oleh para Mason. Sekali lagi, emosi rakyat dimanipulasi menjadi kemarahan, dan kemarahan berubah menjadi perang. Kali ini, bagaimanapun juga, kesalahan terdahulu tidak akan terulang lagi. Kekalahan para Mason menghadapi Napolean di Eropa memberikan pelajaran bagi mereka, siapapun pemimpin perlawanan yang akan datang, haruslah sejalan dengan agenda Masonik. Dan cara yang paling tepat untuk mencapai maksud tersebut adalah dengan memastikan pemimpin itu sendiri seorang Mason. Dan pemimpin yang memerangi Inggris tak lain adalah George Washington. Pada 4 Juli 1776, Deklarasi Kemerdekaan Amerika telah dibuat. Dan pada tanggal 17 Oktober 1781, Inggris akhirnya kalah dan menyerahkan jajahannya itu kepada Amerika, dan "negara Masonik pertama" lahir..!! Negara yang akan menggunakan Masonry di setiap caranya. Tanda-tanda kehadiran Freemason di Amerika secara jelas dapat dilihat dari uang dolar yang bergambarkan George Washington, presiden Freemason pertama, dan gambar simbol Freemason yang disebut "mata satu yang melihat semua".


dolar-freemasonry
"mata satu yang melihat semua".



Dalam sejarah pengendalian pemerintahan dunia, pengendalian penguasa dan politikus telah sering dilakukan oleh para Mason. Ketika penguasa dan politikus telah dikendalikan, maka hukum dan struktur negara tersebut dapat diubah dan disesuaiken dengan agenda Masonik. Tetapi, ada satu yang menjadi ancaman bagi Freemason dalam tujuannya untuk pemerintahan dunia, dan ancaman ini lebih berbahaya dari hukum atau tentara manapun, ancaman ini adalah "pemikiran yang merdeka". Dan untuk melenyapkan ancaman tersebut, Freemason telah menyiapkan sebuah rencana yang paling hebat yang pernah terpikirkan, yaitu mengendalikan penuh segi kehidupan manusia, HIDUP ANDA..!! Dan senjata yang mereka gunakan untuk melawan anda, ada di rumah anda sendiri, menghibur anda dan anak-anak anda, dan mendokrin sedikit demi sedikit tanpa anda sadari. Saat ini, orang-orang menghabiskan semakin banyak waktunya, disibukkan dengan bermacam media modern, TV, komputer, internet, fiksi popular dan musik popular, yang menjadi bagian yang penting dalam hidup mereka. Semua ini menjadikan informasi yang luas yag diserap secara sadar atau tidak sadar ke dalam pikiran kita. Informasi dalam masyarakat yang mencakup dari "ideal" dan "moral", "benar" dan "salah" sampai kepada bagaimana struktur masyarakat dan ekonomi seharusnya dibentuk, dihadirkan kehadapan kita setiap hari. Media mempunyai landasan yang menentukan cara pandang seseorang tentang dunia, dengan begitu, kelompok manapun yang menguasai kendali penuh atas media, sesungguhnya mempunya kekuasaan untuk mendokrin hampir seluruh populasi dunia kepada cara pandang mereka. Dan fakta ini yang dimanfaatkan oleh Freemason. Freemason menggunakan industri hiburan secara khusus untuk mengkondisikan masyarakat kepada cara berpikir mereka, baik secara terbuka, maupun secara samar-samar.


Wolfgang Amadeus Mozart


Berbagai cara dilakukan, tetapi pada dasarnya tujuan mereka satu, memaksakan keyakinan, ideologi dan tujuan mereka kepada anda, dengan segala cara sehingga anda akan berpikir bahwa itu adalah pemikiran anda sendiri. Bukti-bukti pengaruh mereka dalam bidang hiburan popular banyak tersebar luas, dan bukanlah hal yang baru. Sebut saja Wolfgang Amadeus Mozart, seorang Freemason yang telah menyusun simponi yang merupakan pertunjukan terbuka tentang Freemasonry. Simponi ini berdasarkan cerita yang diambil dari mitologi Mesir kuno tentang Isis dan Osiris, bentuk upacara penyembahan berhala mitologi Mesir kuno melalui Kabbalah, salah satu aspek pokok Freemasonry. Berasal dari kepercayaan kaum penyembah berhala Mesir inilah, akar simbol "mata satu"


The Simpsons


Contoh lainnya adalah kartun "The Simpsons". Dibuat oleh Matt Groening yang mengaku dirinya seorang anarkis. Dia juga mengakui ingin memasukkan ide-ide politiknya kedalam karyanya, mudah dicerna oleh masyarakat dan akhirnya menemukan cara tersebut dalam The Simpsons. Tapi tepatnya apa yang diajarkan kartun ini kepada anak-anak anda?


Ada banyak program yang diajarkan kepada anak-anak kita, termasuk untuk tidak menghormati pemerintah, tidak menghormati orang tua, prilaku buruk dan ketidak patuhan. Dan kebodohan dianggap sebagai trendy dan keren. Tapi yang paling mengkhawatirkan adalah pemikiran-pemikiran Masonik seperti dalam salah atu episodenya, dimana kepala keluarga The Simpsons, Homer Simpson, terobsesi pada sebuah kelompok yang bernama "stone cutter" (pemotong batu) atau disebut juga Freemason (tukang batu). Setelah bergabung dengan kelompok ini, teman-teman anggotanya melihat tanda lahir di badannya, tanda yang membuat kelompok ini menyatakan bahwa dia adalah "yang terpilih" yang akan mengangkat semuanya dalam kemuliaan. Dengan pengakuan ini, Homer Simpson membodohi dirinya dengan berpikir bahwa dia adalah tuhan. Beberapa orang mungkin melewatkan ini dan menganggapnya hanya sebagai kartun anak-anak, kelakar yang tidak berbahaya, tetapi pengaruh yang diakibatkannya kepada penonton, menjadikannya alat propaganda yang sangat efektif, mendokrin masyarakat, bahkan tanpa mereka sadari.



Rudyard Kippling


Penciptanya sendiri mengakui mereka mempropagandakan ide-ide politiknya dengan cara tersembunyi. Dan dalam media seperti ini yang jauh lebih efektif dari media sinema mereka mengenalkan satu konsep, yakni konsep "Satu Pemimpin Dunia". Rudyard Kippling, seorang Freemason lainnya, yang terkenal dengan novelnya "Buku Hutan", menulis buku berjudul "Lelaki Yang Suatu Hari Menjadi Raja" yang kemudian dijadikan sebuah film Hollywood dengan budget besar, diperankan oleh Sean Connery, Michael Kane, Saeed Jaffery. Film ini menceritakan perjalanan 2 orang tentara ke sebuah negara di tepian India, yang dirumorkan terdapat harta kekayaan yang banyak, yang dulu pernah dimiliki Alexander Agung. Dalam perjalanan menuju negara itu, kedua orang tentara tersebut ditangkap oleh penduduk lokal yang disebut dalam film itu "kafir", berasal dari nama negara mereka "Kafiristan". Ketika keduanya akan dibunuh, tampak sebuah kalung di salah satu leher tentara itu, berukir gambar simbol Freemason, "mata satu". Para kafir itu memuja dia sebagai tuhan dan menghormati dia dengan sifat abadi ketuhanan. Lelaki itu sendiri pada awalnya menobatkan diri sebagai "raja", kemudian dengan kekuatan barunya dia mulai menobatkan dirinya sebagai "tuhan"

Dalam perspektif muslim, persamaan yang digambarkan dari cerita ini sangat menarik. Kitab hadits berisikan banyak perkataan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam tentang kejadian yang akan datang. Diramalkan, bahwa akan ada lelaki yang akan muncul dari golongan orang-orang kafir, yang akan dikenali dengan mata satunya, dan akan dijadikan pemimpin dunia, yang pada awalnya mengaku sebagai raja, kemudian mengaku sebagai tuhan, dan dia terlihat seperti abadi sampai kepada waktu yang telah ditentukan.



Dalam film lainnya, konsep kepemimpinan dan pemerintahan dunia juga giat dipropagandakan. Tahun 1996, film "Independent Day" yang menembus semua rekor box office mejadikannya peringkat 7 teratas film sepanjang masa. Menggambarkan cerita fiksi tentang kedatangan alien ke bumi. Bagaimanapun, pesan tersembunyi dalam film ini bisa ditemukan, yang mengindikasikan kehadiran Freemason dan agendanya. Dalam film ini terdapat pangkalan militer yang dikenal sebagai "area 51". Dari area inilah semua serangan-serangan militer diluncurkan, tempat dimana keselamatan seluruh dunia dan masa depan penduduknya tergantung. Pintu masuk ke instalasi ini adalah piramida yang berukiran simbol mata satu. Dalam film ini juga disebutkan Amerika adalah sentral dari semua perlawanan terhadap alien dan diikuti oleh negara-negara lainnya. Sebuah serangan yang direncanakan, dikendalikan dan diperintahkan oleh satu orang..."satu orang pemimpin"



Ronald Reagan


Film ini merupakan bagian dari kebangkitan dari film dan serial televisi dengan topik alien, ufo dan invasi yang mengancam seluruh umat manusia, dan ini salah satu cara dari dari banyak cara Freemason membuka jalan untuk pemerintahan dunia mereka, dengan menanamkan rasa takut di hati masyarakat, seperti ucapan presiden Amerika Serikat, Ronald Reagaronald reagan : "Aku kadang kala berpikir, begitu cepatnya perbedaan kita di seluruh dunia akan menghilang, jika kita menghadapi ancaman alien dari luar bumi ini. Dan aku bertanya pada kalian.... Saat ini pun ancaman pasukan alien sudah ada diantara kita"

Rencana Freemason untuk pengendalian seluruh dunia oleh satu badan pemerintahan berarti mereka harus membuka jalan untuk perserikatan ekonomi seluruh dunia. Perserikatan legislatif, politik dan militer seluruh dunia, maka pada tanggal 25 Maret 1957 dibentuklah Komunitas Ekonomi Eropa (EEC). Langkah penting dalam menciptakan pemerintahan dunia ini telah dilakukan. Sejak itu, EEC telah menjadi landasan percobaan untuk Tatanan Dunia Baru. Dengan perjanjian dasar kebebasan diantara anggotanya, barang dan orang bisa bergerak relatif lebih bebas di dalam satu negara super ini. Perjanjian kerjasama badan keuangan juga dibuat, yang menjadikan negara dalam komunitas ini semakin hari semakin kuat dalam perekonomian. Semua ini berarti pada akhirnya hanya akan ada satu mata uang, satu ekonomi dan satu pemerintahan, pemerintahan Masonik!


Disamping semua kesuksesan yang dicapai oleh para Masonik tersebut, ada masalah lain yang harus mereka hadapi apabila ingin menguasai seluruh dunia. Pada tahun 1970-an semakin jelas bahwa populasi masyarakat dan kulit putih Amerika, merosot secara tajam. Beda dengan populasi negara dunia ketiga yang populasinya meningkat drastis. Hal tersebut jelas merupakan suatu ancaman bagi keamanan nasional negara Masonik. Populasi barat yang kian menurun dibandingkan dunia ketiga menyebabkan kekuatan dan produktifitas barat untuk kekuasan semakin menurun juga.



Jimmy Carter



Dan hal tersebut sangat tidak diinginkan oleh para Mason. Bagaimanapun hal tersebut harus dibenahi para Mason untuk tetap mempertahankan keunggulan negara-negara barat. Pada tahun 1970, Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter menuangkan laporan Global Dunia tahun 2000. Penemuan laporan itu secara tegas menyalahkan penyebab semua permasalahn di dunia, kepada pertumbuhan populasi orang non kulit putih. Laporan tersebut akhirnya menjadi landasan untuk memusnahkan paling tidak 2 milyar manusia di negara-negara dunia ketiga sampai tahun 2000. Dan yang cukup menarik, masih di tahun 1970-an, wabah Aids tiba-tiba muncul di negara-negara ketiga, merenggut jutaan jiwa penduduknya, termasuk juga merenggut nyawa diantara populasi kulit hitam dan hispanik Amerika.



Virus Aids


Disebutkan bahwa virus tersebut berasal dari sejenis monyet hijau di Afrika, lewat gigitannya atau binatang tersebut dijadikan sebagai makanan. Dari situ, Aids menyebar seperti api liar ke semua benua Afrika dan kemudian ke seluruh dunia. Bagaimanapun cerita itu hanya isapan jempol belaka. Pada tanggal 2 Juni 1988, The Los Angeles Times menerbitkan sebuah artikel yang membatah ide, bahwa virus Aids manusia berasal dari monyet hijau, yang mengungkapkan bukti-bukri bahwa komposisi DNA Aids sangat tidak konsisten dengan DNA monyet hijau. Bahkan bisa dibuktikan bahwa virus Aids tidak bisa ditemukan dimanapun di alam ini dan hanya bisa bertahan di dalam sistem biologis manusia. Jika virus ini tidak berasal dari manapun di alam ini, pertanyaannya adalah darimana tepatnya virus ini tiba-tiba muncul? Pada 4 Juli 1984, koran New Delhi di India yang bernama The Patriot, menerbitkan artikel tentang tuduhan terperinci, bahwa Aids adalah senjata perang biologis. Seorang anthtropologis Amerika tanpa nama menyatakan bahwa Aids telah diciptakan secara genetik di laboratrium senjata biologis militer Amerika di Ford Detrick dekat Fredrick, Maryland. Kemudian pada 30 Oktober 1985, sebuah jurnal Soviet dalam Liternia Gazzeta, mengulangi tuduhan yang telah diterbitkan koran India, yang menjadikannya kontroversi internasional. Tetapi, semua itu dengan mudah disanggah oleh para Masonik Barat sebagi omong kosong Komunisme yang tidak mendasar. Pada 26 Oktober 1986, The Sunday Express, menjadi koran Barat pertama yang menerbitkan berita di halaman pertama, menegaskan berita-berita penemuan koran-koran India dan Soviet yang berjudul "Aids yang dibuat di laboratoriun, telah membuat gempar". Penjangkitan Aids telah dihubungkan dengan program vaksinasi di seluruh dunia. Koran bergengsi London Times menerbitkan artikel halaman muka pada 11 Mei 1987 yang berjudul "Vaksin Cacar Air Memicu Aids". Artikel itu membuktikan hubungan langsung antara vaksin cacar air yang disalurkan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) kepada sekitar 50-70 juta orang diberbagai negara Afrika Tengah waktunya bertepatan dengan penyebaran Aids di kawasan tersebut. Bukti-bukti yang ada merujuk, bahwa Aids adalah virus yang direkayasa secara genetika, disebarkan melalui program vaksinasi di negara-negara dunia ketiga. Peperangan kuman melawan orang-orang tak berdosa. Tujuannya hanya satu, pembasmian seluruh populasi dari muka bumi. Aids, tak lain adalah penyelesaian akhir zaman modern dan semua ini untuk tujuan penerapan kebijakan ekonomi yang akan memberikan penguasaan seluruh dunia kepada para Mason Barat.


Bagaimanapun juga, bagi Freemason, hanya menguasai perekonomian dunia saja tidaklah cukup. Dalam rangka membentuk pemerintaha Masonik sebagai pemimpin perserikatan dunia dibawah kendali penuh Masonik, serikat ekonomi mungkin mencukupi, tapi untuk mempertahankannya mereka butuh serikat militer dan serikat tersebut tak lain adalah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).


Perserikatan-Bangsa-Bangsa
PBB


PBB adalah Majelis Umum mayoritas bangsa-bangsa di dunia. Inggris, Perancis, dan Amerika telah masuk dalam 5 kekuatan utama Dewan Keamanannya bersama dengan China dan Rusia, yang berarti mereka mempuyai kekuatan yang cukup untuk memveto setiap resolusi yang disodorkan. Pada Desember 1992 Presiden Mejelis Umum menyatakan bahwa PBB harus menjadi fungsional Parlemen Dunia dan menambahkan bahwa PBB harus dilengkapi dengan dinas intelejen sendiri. Bagaimanapun PBB sudah memiliki bala tentara sendiri, bala terntara yang berdiam diri ketika ribuan umat Muslim dibunuh oleh orang-orang Serbia di Bosnia, dan justru menerapkan embargo persenjataan, yang menjadikan umat Muslim tidak mempunyai senjata apapun untuk membela diri. Ketika pasukan PBB dikirim untuk memerangi Jendral Muhammad Farrah Aidid selama bulan Juni-Oktober 1993, helikopter-helikopter Amerika menembaki rumah sakit, rumah-rumah dan kerumunan penduduk sipil, membunuh ratusan orang tak bersalah. Setelah sebuah serangan yang menewaskan 71 warga sipil, pemimpin misi PBB, Laksamana Jonathan Howard mengatakan "kami tahu apa yang kami serang, itu telah direncanakan dengan baik". Ini adalah pelanggaran yang jelas dari Konvensi Jenewa. Tapi ketika pengacara militer Amerika dihadapkan dengan masalah ini, jawabannya adalah bahwa Konvensi Jenewa tidak berlaku kepada bala tentara PBB, karena secara teknis PBB tidak ikut menanda tangani Konvensi Jenewa, dengan kata lain, pasukan PBB bebas untuk melakukan kejahatan perang apapun atau kekejaman yang mereka inginkan, yang berada di atas hukum apapun. Bahkan, PBB bukanlah pembawa perdamaian seperti yang mereka klaim, tetapi justru telah menyebarkan kerusakan-kerusakan di muka bumi ini, meninggalkan jejak-jejak kematian dan kehancuran, kemanapun mereka pergi. Hari-hari pada perang dingin dengan keberadaan Uni Soviet yang berarti, perjuangan Freemason untuk pemerintahan dunia akan memakan waktu. Sekarang, ketika Komunis telah dihancurkan, nampaknya Freemason bisa bertahan dengan menggunakan PBB untuk mewujudkan cita-cita mereka akan pemerintahan dunia. Dunia menangis setelah berabad-abad lamanya para Mason ini meninggalkan segala kerusakan dan penderitaan di kalangan umat manusia, Dan sekarang..... Freemason memiliki musuh lain yang harus mereka lawan, musuh yang mereka pikir telah mereka hancurkan, musuh yang tidak akan pernah tunduk kepada rencana setan yang jahat dari Freemason, musuh itu adalah ISLAM....!! Dan untuk melawannya, mereka telah menyatakan perang...!! Umat Muslim telah diperingati tentang musuh yang akan mereka hadapi. Nabi terakhir, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam mengatakan bahwa, " Seorang pria akan muncul setelah umat Islam menaklukkan kota Roma, yang bernama Konstantinopel. Awalnya dia akan terlihat seperti raja yang kejam, kemudian dia akan mengaku sebagai nabi dan akhirnya, dia akan mengaku sebagai tuhan". Bagian pertama dari ucapan Nabi tersebut telah terjadi. Konstantinopel telah dilaklukkan dan berganti nama menjadi Istambul. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam kemudian menambahkan bahwa pembohong ini akan mulai menaklukan dunia. Negara demi negara, benteng demi benteng, wilayah demi wilayah, kota demi kota dan tidak ada tempat yang bisa lolos, kecuali dua kota suci MEKKAH dan MADINAH. Dia akan memiliki kekuatan untuk memberikan perintah kepada langit untuk menurunkan hujan ke bumi, dan itu akan menghasilkan panen, dia akan mengajak kepada agama palsu, dan membawa sesuatu yang menyerupai surga dan neraka. Tapi yang menyerupai surga pada keyataanya adalah neraka dan yang menyerupai neraka pada kenyataannya adalah surga.



Freemasonry


Dia adalah DAJJAL, yang berarti penipu ulung, dan dia akan terlahir dengan satu mata, dan TUHAN kalian tidaklah bermata satu..!!

Juga diketahui sebelum kemunculan Dajjal, sekelompok orang akan menghamparkan jalan, meletakkan sistem, mempersiapkan dunia untuk kedatangannya, dan dengan kata lain mereka adalah pengikut Dajjal, dan sistem mereka akan memuat semua karakteristik dari Dajjal, dan pembuka jalan untuk Dajjal ini tak lain adalah FREEMASON..!!


Mata satu adalah salah satu cara untuk mengenali Dajjal, dan mata satu adalah simbol dari Freemason, itu adalah bagian dari kepercayaan mereka dan diambil dari mitologi Mesir kuno. Dalam ideologi mereka, ini merupakan makhluk tertinggi, kadang disebut sebagai Arsitektur Agung Alam Semesta.


Firaun-atau-Ramses-II
Fir’aun atau Ramses II


Para sarjana Islam mengatakan, persamaan dari Dajjal adalah Fir'aun yang dihadapi oleh Nabi Musa AS. Fir'aun adalah pemimpin tirani yang mengangkat status dirinya sendiri dan mengaku sebagai tuhan. Dia menggunakan para peyihir untuk menciptakan ilusi dan menipu orang-orang serta menindas orang yang tidak mengakui agama palsunya. Saat ini Freemason mempersembahkan ilmu sihir jenis lainnya. Bentuk ilusi yang mereka ciptakan mengambil bentuk pesan propaganda yang tersembuyi ataupun terbuka di dalam film, TV, kartun, musik dan roda penggerak lainnya dan telah bekerja dengan baik. Dan mesin media yang sama inilah, yang secara terus menerus memfitnah dan menghancurkan karakter Islam, bentuk pertukaran lain kepada Dajjal. Dajjal adalah penindas bagi semua orang yang tidak mengikutinya, dia akan mempunyai kekuatan untuk meningkatkan hasil panen atau menghancurkannya, tergantung dari apakah orang-orang itu mengikutinya. Sama seperti Freemasonik Barat yang melalui Bank Dunia yang menguasai negara-negara dunia ketiga. Pemberian hutang pembangunan IMF, sering digunakan untuk menjerat bangsa-bangsa dengan bunga yang tak terjangkau membuat mereka tetap berada dalam jeratan. Mereka dipaksa untuk menyerah, atau menghadapi keruntuhan ekonomi dan kemiskinan yang parah.

Perserikatan-Bangsa-Bangsa1

Perserikatan Bangsa-Bangsa


Cara lain yang digunakan Dajjal adalah dengan penyebaran penyakit. Dan dia bisa membuat penyakit atau menyembuhkannya, layaknya tuhan. Dengan cara ini dia akan bisa menipu banyak orang untuk mengikuti agama palsunya. Freemason juga bermain-main dengan nyawa manusia dalam cara ini. Bukti-bukti yang ada menunjukan bahwa banyak virus yang diciptakan atau dibiakkan di dalam laboratorium militer dan kemudian digunakan sebagai percobaan kepada manusia, dan seperti telah disebutkan sebelumnya, Aids adalah salah satu alat buatan manusia yang digunakan untuk disesuaikan dengan tujuan Masonik barat.

Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam juga telah mengatakan bahwa akan datang suatu waktu, ketika seluruh dunia akan berkumpul untuk merencanakan penghancuran umat Islam. Mereka akan berkumpul mengelilingi sebuah meja, seakan-akan ikut ambil bagian dalam memakan sepotong kue. Saat ini negara-negara di dunia telah melakukan itu, mengelilingi sebuah meja bundar di dalam ruang pertemuan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam juga berkata, masa-masa kehadiran Dajjal adalah masa penuh kebingungan, orang-arang akan percaya kepada penipu, dan tidak percaya kepada yang jujur. dan mereka yang melawan Allah Subhanahu wa Ta'ala, akan menjadi pemimpin. Saat ini, selama masa persiapan kedatangan Dajjal, ada juga masa penuh kebingungan. Sistem yang diterapkan oleh para pengikut Dajjal, telah banyak menjerat umat Muslim untuk menjauhi kebenaran. Menggunakan daya tarik seperti kekayaan dan materialisme serta pemenuhan hasrat duniawi, sebuah pertukaran yang menyedihkan..!! Sekarang banyak umat Muslim yang telah beralih ke gaya hidup Dajjal dan hanya menyisakan nama atau pakaian muslim mereka, yang dipakai sebagai lencana bagi identitas mereka. Dan diluar itu, mereka menganut sepenuh hati sistem yang diterapkan Dajjal, yang justru telah digunakan oleh pengikut Dajjal untuk menghancurkan Islam.



Pada bagian pertama artikel ini telah diulas sedikit tentang perang Iraq dan Kuwait yang direkayasa oleh para Masonik. Lalu apa sebenarnya tujuan utama dari para Mason, apa yang menjadi keuntungan dari perang tersebut. Jawabannya hanya satu. MINYAK..!! Para Mason menyadari bahwa roda perekonomian mereka sangat tergantung kepada transportasi darat, yakni mobil. Dan untuk terus meningkatkan roda perekonomiannya, tak dapat dipungkiri mereka membutuhkan suplai bahan bakar yang terus menerus, sedangkan cadangan minyak di daratan Eropa sangatlah terbatas. Dan untuk memenuhi kebutuhan akan minyak tersebut, mau tidak mau mereka harus membeli dari negara-negara timur tengah yang mempunyai cadangan minyak sangat melimpah. Tetapi sebagaimana sifat Masonik yang rakus akan segala sesuatu, maka merekapun mempunyai niat jahat untuk bisa menguasai ladang minyak di Timur Tengah tersebut, dengan asumsi bahwa tanpa kekayaan minyak, maka kekuatan umat Islam di daratan tersebut akan melemah yang pada akhirnya dapat membuka jalan bagi para Masonik untuk melaksanakan tujuan utama mereka, menghancurkan Islam. Pada Perang Dunia Pertama, para Mason berusaha untuk menguasai seluruh negara Kekhalifahan Muslim. Salah satunya adalah Iraq yang merupakan jajahan dari Inggris.


Serangan-Teroris-Illuminati
Serangan Teroris Illuminati


Setelah kemerdekaan Iraq, Amerika mengambil alih wewenang atas daerah tersebut. Karena ketakutan akan tumbuhnya kekuatan Islam yang murni, CIA membantu partai Bath untuk menguasai pemerintahan dan menjadikan Saddam Hussein sebagai bonekanya.

Tetapi sepak terjang para Mason tidak sampai disitu saja, 11 September 2001, gedung WTC di Amerika hancur akibat ditabrak dua buah pesawat komersial. Pernyataan resmi pemerintahpun dikeluarkan, dan seperti yang sudah diduga, isinya adalah tuduhan kepada pihak teroris dalam hal ini bangsa Arab atas terjadinya serangan tersebut. Salah satu jalan lain untuk menjadi alat pembenaran pasukan Amerika dan sekutu Masoniknya menggempur Iraq dan Afganistan. Padahal dari semua penelitian yang dilakukan, baik oleh Komisi Penyelidikan maupun oleh orang-orang yang independen, maka berbagai kejanggalan dari semua sandiwara ini bisa ditemukan (Kejanggalan-kejanggalan serangan 11 September sudah banyak dirilis di berbagai media, seperti halnya berbagai video kejanggalan kejadan tersebut di situs www.youtube.com). Pada dasarnya tidak ada yang tidak mungkin untuk para Masonik dalam memuluskan semua rencananya, termasuk mengorbankan rakyatnya sendiri kalau perlu.


Selain dari minyak yang menjadi incaran di wilayah timur tengah, hal penting lainnya yang harus dilakukan oleh para Mason adalah memastikan penempatan Pangkalan Militer di sejumlah titik strategi wilayah Semenanjung Arab tersebut. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan pengamanan bagi bangkitnya pemimpin mereka. Dajjal....!! Yang lebih memprihatinkan adalah, Arab Saudi sebagai negara pusatnya Islam justru telah termakan hasutan para Masonik tersebut. Mengatasnamakan ketakutan akan invasi Iraq ke Arab Saudi, maka pangkalan militer Amerika telah dibangun di negara tersebut, menjadikan jalan bagi penghancuran Islam akan semakin mudah bagi para Masonik. Tetapi seperti yang dikatakan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, kota Mekkah dan Madinah tidak akan pernah bisa ditaklukan oleh tentara sehebat manapun dari pasukan Dajjal tersebut. Mereka boleh saja mempunyai rencana yang hebat. Tetapi Allah juga mempunyai rencana, dan sebaik-baiknya rencana adalah rencana Allah. Pada akhirnya Islam-lah yang akan keluar sebagai pemenang... ALLAHU... AKBAR...!!


Tambahan akhirzaman.info:




Pada tahun 1777 Adam Weishaupt, pendiri Bavarian Illuminati menginisiasikan ke dalam loji Freemason "Theodore of Good Council" di Munich dan kemudian seluruh loji diinfiltrasi.


Pada tanggal 16 Juli, 1782 terjadi penyatuan antara Freemasonry dengan Bavarian Illuminati di kukuhkan di Wilhelmsbad. Pakta ini pada waktu itu menyatukan kira-kira 3,000,000 anggota perkumpulan rahasia terkemuka. Sebuah perjanjian dicapai dalam kongres tersebut di Wilhelmsbad dan mengizinkan inisiasi Yahudi ke dalam loji, yang pada waktu itu hanya dibolehkan secara terbatas. Sebagaimana keluarga Rothschild mengontrol Bavarian Illuminati, mereka sekarang dapat mempengaruhi langsung kepada loji rahasia penting lainnya.


Menurut Dee Jay dalam tulisannya berjudul Who Are The Black Nobility? Menjelaskan bahwa The Black Nobility adalah pendiri dari perkumpulan rahasia sekarang di mana semua perkumpulan rahasia lain yang terhubung dengan Illuminati berasal dari - the Commitee of 300. Mereka diantaranya adalah The Club of Rome, the C.F.R, the R.I.I.A., the Bilderbergers, the Round Table...semua berasal dari the Committee of 300 dan dari keluarga-keluarga Black Nobility Eropa.

Adapun mereka yang bekerja sama dengan Black Nobility Eropa adalah keluarga-keluarga Amerika seperti the Harrimans dan the McGeorge Bundys.

◄ Newer Post Older Post ►
 

© mehrir Powered by Blogger