Kamis, 08 November 2012

Fosil Nabi Adam AS???

Fosil Nabi AdamBaru-baru ini secara mengejutkan ditemukan fosil manusia raksasa yang diduga Nabi Adam. Saya tertarik karena teks dari Foto tersebut mengatakan bahwa ini (mungkin) adalah fosil dari Nabi Adam A.S, nabi dan manusia pertama yang ada di dunia ini, yang digali di Cina Selatan. Tapi apa benar yang ditemukan ini adalah fosil Nabi Adam?

Memang, menurut kepercayaan umat muslim, Nabi Adam memiliki tinggi tubuh yang sangat luar biasa. Dalam temuan ini, hal itu bisa dilihat dari perbandingan orang yang mengeruk fosil dengan tengkorak kepalanya saja.



Tetapi di Cina Selatan? Saya kurang yakin dengan hal itu. Selain itu, benarkah ini memang sebuah fosil asli? Karena Nabi Adam sebagai manusia pertama di muka bumi pasti hidup jutaan tahun yang lalu. Dilihat dari kondisi fosilnya, terlihat jelas bahwa fosil itu terlihat seperti ‘baru’ untuk ukuran fosil yang berusia jutaan tahun. Buktinya tulang rusuknya masih melekat dan belum tercerai berai. Bandingkan dengan fosil dinosaurus yang selama ini sering ditemukan telah dalam bentuk yang tercerai berai. Kemudian ada satu lagi yang meragukan. Alat yang digunakan penggali fosil untuk membersihkan fosil berupa sekop. Seandainya ini benar-benar fosil Nabi Adam, bukankah fosil ini termasuk berharga dan sayang jika sampai hancur?


Nah, bagaimana menurut kalian? Apakah ini benar fosil Nabi Adam?



beberapa artikel mengenai HOAX dapat ditemui di site site luar disertai dengan penjelasan yang kurang lebih seperti ini:

Baru-baru ini dalam kegiatan eksporasi gas digurun pasir di Arab tenggara,ditemukan sebuah tengkorak dengan ukuran yang sangat luar biasa. Wilayah gurun pasir ini disebut juga sebagai wilayah kosong. Penemuan ini ditemukan oleh

tim ekspolari ARAMCO.Seperti tertulis dalam Al-Quran bahwa Allah (SWT) pernah menciptakan manusia dengan ukuran yang luar biasa sekitar 60 hasta atau 30 meter tingginya. Mereka adalah kaum Aad dimana Nabi Hud (AS) diutus. Mereka sangat tinggi, besar dan kuat sebagaimana mereka mampu menumbangkan batang pohon hanya dengan menggunakan tangan. Mereka hidup wilayah Iram dan Hadramaut (antara Yaman dan Saudi Arabia). Kaum Aad kemudian membangkang perintah Allah (SWT) dan nabi Hud dan mereka melanggar batas-batas yang telah digariskan Allah (SWT). Mereka kemudian dimusnahkan. Nabi Hud merupakan nabi dan rasul yang menjalankan tugasnya setelah jaman Nabi Nuh di perbatasan Yaman dan Saudi Arabia.Orang-orang Saudia Arabia percaya bahwa tengkorak tersebut berasal dari kaum Aad. Pihak kemiliteran Saudi Arabia menutup seluruh wilayah tsb dan tidak mengizinkan seorang pun memasukinya kecuali pihak ARAMCO.Berita ini disimpan secara rahasia tetapi sebuah helicopter militer mengambil beberapa gambar dari udara dan kemudian salah satu gambar tsb bocor ke internet di

Saudi Arabia.Perhatikan gambar di atas dan bandingkan ukuran dua lelaki yang sedang berdiri dengan ukuran tengkorak tsb
.


Gambar aseli

Ternyata, foto itu hanya rekayasa dari sebuah penemuan Fosil Mastodon

di Hyde Park New York..

Posisi gambar sebelum di edit

Sebelum di edit

adam ???

setelah diedit

untuk lebih jelasnya bisa buka di :

http://www.graphics.cornell.edu/outreach/mastodon/

atau :

http://www.hydeparklibrary.org/mastodon_ad_08282001.html


Tanpa ada maksud untuk mendiskreditkan saudara


kita yang Insya Allah bermaksud baik meneruskan

foto-foto tersebut, namun saya berharap agar setiap

informasi yang masuk ke kita perlu di Tabayyun… agar


umat Islam tidak menjadi bahan tertawaan…

rekan-rekan dapat mencoba membuka :


http://www.randi.org/jr/052104uk.html

pada bagian bawah situs tersebut jelas situs tersebut

mentertawakan kebodohan umat Islam

Lagipula saya belum pernah menemukan ayat AlQur’an yang menyebutkan tinggi kaum terdahulu menyerupai raksasa


Baru saja tadi saya berkunjung ke Blog seorang teman. Tak kusangka disana ada postingan tentang Manusia raksasa yang diduga adalah Fosil Nabi Adam. Benarkah ini adalah gambar nyata ?
wallahu 'alam. Karena beberapa pihak menyebutkan bahwa foto-foto itu hanyalah hasil editan tuk kontes Photoshop di http://www.worth1000.com/ , jadi saya tidak bisa menjustifikasi apa-apa !


Yang jelas, jika ini benar sebuah kenyataan.......maka sungguh itu merupakan tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Jadi mari banyak-banyak bertafakkur kepadaNya dan senantiasa memujiNya sepanjang kita hidup di dunia ini.

Wallahu’alam

Tambahan INFO

Nabi Adam as Berasal Dari Indonesia?

fosil nabi adam

Sudahkah anda tahu bahwa Nabi Adam kakeknya semua manusia itu berasal dari Indonesia? Kalau belum tahu, mari kita cari tahu. Pertama kita harus cari tahu, kira-kira bahan baku untuk menciptakan Adam itu apa? Kalau berdasarkan keterangan Kitab Suci, ia diciptakan dari tanah liat (at-thin).

Sekarang pertanyaan boleh terlanjur ke kira-kira tanah liat yang dipakai untuk memoles Adam itu berasal dari mana? Apakah dari Mekah, Iran, Irak, atau daerah Timur Tengah lainnya? Secara ilmu kirology (kiro-kiro logos) awam saja kita tak percaya bahwa tanah liat itu dari negeri yang gersang. Tak mungkin lah, karena untuk bikin “cetakannya manusia” yang berupa Adam harus dibutuhkan tanah lempung yang kualitas wahid.

Lemah lempung yang bisa untuk bikin kerajinan gerabah itu, tak mungkin diambilkan dari tanah yang tak mempunyai kandungan air. Karena tanah itu dikatakan tidak liat, sebab tanpa air. Bila tanpa air bahan baku kita itu bersifat powder atau semacam bedak yang bisa ditaburkan.

Dikatakan at-thin atau tanah liat, karena tujuh puluh persen kandungan tanah itu berupa air. Ini bisa anda kaitkan dengan tubuh manusia yang didominasi oleh air, dan katanya sih sampai tujuh puluh persen. Juga kategori teori mickrokosmos yang berujar bahwa bumi itu replica dari jasad manusia, sehingga bisa dipersamakan kandungan airnya jika dilihat dari luasan bumi yang dihuni air mencapai tujuh puluh persen.

Maka tak mungkin tanah itu diambilkan dari daerah Timur Tengah yang jarang hujan itu. Yang saya tahu, tanah liat itu dipungut di dataran paling subur di dunia, yakni di Djawadwipa.

Anda bisa melacak masalah kesuburan tanah dengan membanding-bandingkannya dengan wilayah negara manapun, maka tak akan mungkin anda mendapatkan tanah yang suburnya sebanding dengan kesuburan tanah Indonesia. Terus apa hubungan antara tanah liat dengan tanah subur? Ya jelas ada hubungannya, karena tanah liat sifatnya banyak mengandung air, sedangkan Allah sendiri berfirman bahwa ia menurunkan air hujan itu untuk menumbuhkan segala hal yang ada di bumi ini. Air menjadi dalang penumbuh itu, kalau ia sudah meresap dalam tanah. Bisa diserap akar-akar dan disimpannya menjadi penyangga hidup tumbuhan untuk bahan proses fotosintesis. Air menelusup ke dalam tanah, menjadi pelicin bagi mikroorganisme yang bersemangat untuk menyuburkan tanah. Air juga mengendap didasar tanah, dan digali oleh manusia untuk diambili, karena kebutuhan manusia untuk kesuburannya, lingkungan dan anak cucunya.

Maka sebenarnya teori penciptaan dari “tanah liat” itu, dalam arti lain bahwa manusia itu dibikin dari dominasi air dan sedikit tanah. Makanya Allah SWT selalu bilang bahwa, selepas penciptaan manusia versi tanah liat, Ia menegaskan bahwa manusia itu diciptakan dari air yang memancar, dan beberapa istilah air yang lain yang digunakan dalam al-Qur’an.

Di Timur Tengah tanahnya gersang, kebanyakan disana padang pasir. Dalam ilmu tanah dikatakan bahwa kesuburan tanah itu, karena tingginya keasaman tanah dan banyak mengandung air. Tanah yang tanpa air tak bisa diurai oleh cacing yang anatomi tubuhnya juga mengandung banyak air. Air yang selamat dari jamahan cacing, maka celaka kering kerontang, tak akan pernah menemukan anugrah kesuburan.

Secara teori pun dalam sejarah pernah disebutkan bahwa negeri yang paling subur di kawasan buana ini adalah negeri yang banyak terdapat jajaran gunung berapi. Kita juga bisa melacak sejarah yang mengatakan bahwa sumber peradaban manusia pertama sebelum Yunani adalah di wilayah yang banyak gunung berapinya. Sejarawan Spanyol pernah bilang seperti itu. Ini indikasi bahwa manusia Indonesia memang sebagai akarnya semua manusia di dunia.

Anda bisa keliling mencari tahu lewat google earth, atau melacak sejarah pegunungan, maka hanya didapati daerah yang kaya gunung berapinya adalah di Kawasan Nusantara ini. Kita juga bisa menggunakan fasilitas google earth untuk keliling sekedar melihat warna tanah di beberapa negara. Coba bandingkan di antara wilayah-wilayah mana, yang hijaunya lebih memikat dibandingkan dengan kawasan Indonesia ini. Makanya dijuluki sebagai zamrud katulistiwa.

Adam dijadikan oleh Allah sebagai khalifatullah fil arld, yang akan mengkhilafahi bumi, menyuburkan bumi, mengelola bumi, mengembangbiakkan peradaban bumi, maka pada dirinyalah letak kesuburannya. Tak mungkin tho…Adam yang didapuk untuk menyuburkan bumi, tapi dirinya tak subur.

Karena Adam akan dijadikan Khalifah di muka bumi, maka ia tidak bisa tidak harus berbahan baku dari bumi. Karena kalau bahan bakunya dari surga, maka tidak familier dong. Sebagaimaan iblis yang tercipta dari api, maka ia lebih familier menjadi khalifah di neraka. Dan malaikat yang tercipta dari cahaya, maka dia sifatnya “frekwensi” yang tidak bisa menjadi khalifah di bumi yang masih terkait dengan ruang dan waktu. Ia lebih baik di sorga saja, atau bolak-balik sorga-dunia juga boleh, toh kayaknya tak butuh, makan dan biaya, tak merasa lapar dan dahaga.

Dalam Teori Quantum Kecepatan cahaya melepaskan keterkaitannya dengan batas-batas ruang dan batas-batas waktu. Maka malaikat tak pernah sukses jadi mentor di bumi.

Kalau ada yang protes bahwa Adam diturunkan ke bumi ini karena dia melanggar perintah dari Allah. Siapa bilang? Wong sebelum ada acara menerobos peringatan Allah SWT untuk tidak memakan buah khuldi, Allah sudah bisik-bisik sama para malaikat lebih dulu bahwa dirinya akan menciptakan makhluk yang akan menjadi Khalifah di bumi, bukan di Sorga. Jadi sebelum ada scenario dari Allah tentang “jeratan iblis”, sudah lebih dulu Allah berencana, bahkan rencananya disharingkan kepada para malaikat. Waktu itu, malaikat kan juga sempat protes. Karena makhluk yang baru itu, menurut persepsi malaikat, kerjaannya akan selalu merusak bumi dan menumpahkan darah. Tapi Allah SWT Maha Tahu apa yang ia rencanakan.

Dengan “barang bumi” berupa tanah liat. Maka bisa dikatakan bahwa tanah liat itu bisa bermakna tanah yang subur. Maka diulang-ulang lagi bahwa hanya di Indonesialah tanah yang paling subur. Maka sudah sepantasnya Mbah Adam berbahan baku lempung nasional cap Jawadwipa.

Belum lagi kita singgung masalah rasionalitas jenis kulit yang dipake orang jawa. Kenapa kok sawo matang? Itu namanya bertanya tentang eksistensi. Karena kalau Adam dan hawa berkulit putih, maka anak turunnya tak mungkin berkulit hitam legam. Tapi seandainya ia berkulit sawo matang, maka ada dua kemungkinan melahirkan anak cucu yang berkulit putih, seandainya campuran putihnya lebih banyak dari hitamnya, sebaliknya anak cucunya ada yang berkulit legam karena ibarat kopi susu, kopinya lebih banyak dibandingkan dengan susunya. Jadilah Black White kayak Michael Jackson itu….


◄ Newer Post Older Post ►
 

© mehrir Powered by Blogger | Google | Gmail