Langsung ke konten utama

Batavia tempo dulu

Suatu hari pada tahun 1815, di depan kanal di kawasan Harmoni, seperangkat kunci dilemparkan oleh Raffles ke dalam kanal. Itulah tanda diresmikannya Harmonie Society, sebuah tempat dansa elite Belanda yang tertua di Asia dan juga terdapat perpustakaan Batavian Society of Arts and Sciences.

Mengapa harus melempar kunci ?
Pelemparan kunci merupakan simbil bahwa pintu Harmoni selalu terbuka bagi yang ingin mereguk khazanah seni dan pengetahuan.

Tapi sangatlah disayangkan bahwa satu setengah abad kemudian di zaman Orde Baru - bangunan itu menjadi terbuka dalam artian yang sesungguhnya yaitu rata tanah dan menjelma menjadi pelataran parkir Istana Negara, taman dan juga lapangan tenis bagi Sekretariat Negara

Memang mungkin latar belakang gedung tersebut tidaklah sekuat latar belakangnya Gedung Kebangkitan Nasional di Jl. Abdurachman Saleh ataupun Gedung Sumpah Pemuda di Jl. Kramat Raya. At least begitulah alasan salah satu menteri pada saat itu ketika ditanya mengenai mengapa gedung tersebut diratakan dengan tanah. Tapi tokh tak semua orang setuju dengan alasan tersebut.

Salah seorang tokoh konservasi bangunan tua di Jakarta merasakan kekesalan yang memuncak saat mengetahui bahwa alasan pemerintah pada thn 1985 membongkar Gedung Harmoni Society karena dianggap bahwa gedung tersebut telah menghina bangsa Indonesia ;0

Padahal menurutnya, Gedung tersebut merupakan salah satu saksi sejarah Batavia. Harmonie merupakan cikal bakal lembaga ilmiah tertua di Indonesia dengan perpustakaan nasionalnya dan juga museumnya.

Dalam berbagai macam buku mengenai Batavia Tempoe Doeloe terlihat nyata bahaw kota Batavia ini pada dasarnya memiliki planologi yang terencana walaupun terdapat perbedaan planologi yang dibuat di Batavia antara Jan Pieterszoon Coen (1587-1629) dan Herman Willem Daendels (1762-1818). Kedua penguasa ini membangun Batavia pada dasarwarsa yang berbeda.

Pada 1619, Coen membangun daerah utara, yang di Jakarta masa kini kita sebut sebagai daerah KOTA yaitu Pelabuhan Pasar Ikan, Kalibesar, Glodok, Jln. Hayam Wuruk dan Gajah Mada. Sementara itu Daendels pada tahun 1820 membangun daerah selatan Jakarta yang saat ini kita kenal sebagai Lapangan Banteng, Jln. Juanda, Jln. Veteran, Jl. Majapahit, Medan Merdeka dan Budi Kemuliaan, Pasar Baru, Pasar Senen, Matraman dan Kebon Sirih.

Salah satu peninggalan bangunan tua yang amat sangat disayangkan adalah Hotel Des Indes yang pada era awal tahun 1970an dihancurkan dan kemudian di situ di bangun kompleks pertokoan Duta Merlin . Satu moment sejarah hilang, padahal di Hotel tersebut dulu, Sultan Hamengkubuwono IX menerima Keris Jaka Pintur dari Sultan Hamengkubuwono VIII sebagai tanda bahwa beliau adalah penerus tahta Kesultanan Yogyakarta berikutnya .., belum lagi dulu di Hotel Des Indes, hampir semua anggota Panitia Proklamasi Kemerdekaan diinapkan menjelang kemerdekaan RI.

Ada bangunan yang sampai saat ini pun masih dipertahankan seperti contohnya Gedung Arsip Nasional di Jl. Hayam Wuruk, dulunya gedung tersebut merupakan rumah peristirahatan Gubernur Jenderal Reineir de Klerk (1710-1780), pada zamannya dulu, gedung tersebut dianggap unik karena menggunakan kaca patri, dan dindingnya memiliki hiasan pahatan dengan motif simbolis dan alegoris dari alkitab, yang dibuat dengan tingkat kecermatan begitu mendetail.

Kalau anda sempat berjalan-jalan dan masuk ke dalam gedung tersebut, anda dapat merasakan aura kharisma Batavia jaman dulu yang dulu dikenal sebagai The Queen of the East.

Dulunya pada masa Coen berkuasa, Batavia dikelilingi oleh benteng seperti layaknya keraton. Hal ini dilakukan untuk melindungi kota dari serangan-serangan yang tidak diinginkan. Namun pada masa Daendels berkuasa sekitar tahun 1811, benteng tersebut diruntuhkan.

Beberapa bangunan di dalam benteng lama yang dibangun oleh Coen pada tahun 1619, masih dapat disaksikan hingga saat ini. Salah satu yang penting adalah Stadhuis (Balai Kota) yang sekarang lebih dikenal sebagai Musium Fatahilah (diresmikan pada tahun 1974). Ingatan kita terkadang pada masa satu titik hitam sejarah Batavia dimana pada tahun 1740, saat ketika 5,000 orang Tionghoa dibantai habis di lapangan depan halaman Stadhuis. Stadhuis sendiri dibangun selama 3 thn yaitu dari tahun 1707 - 1710. Pemandangan menarik dari halaman depan Stadhuis adalah ke gerbang-gerbang kota Amsterdam Port I dan II. Sayang sekali kedua gerbang tersebut pada era awal tahun 1950an dihancurkan karena terkena project pelebaran jalan .

Sebenernya sih sejak tahun 1869, kehadiran kedua gerbang tersebut sudah menganggu lalu lintas trem (yang dulu merupakan alat transportasi di Batavia) dan juga delman . Patung-patung Mars dan Minerva yang dulu ada di halaman depan ikut raib seiring dengan masuknya Jepang ke Indonesia pada awal tahun 1942an.

Satu hal lagi, penjara air yang dulu letaknya ada di dekat teras Musium Fatahilah, telah ditutup rata dan tidak ada bekas sama sekali , terkadang saya berpikir, kenapa hal itu dilakukan ? .. padahal penjara air tersebut merupakan salah satu saksi sejarah dimana dulu salah seorang pahlawan besar Indonesia, Untung Surapati pernah dimasukkan disitu. Dulunya penjara air adalah tempat penyiksaan yang paling dihindari, bayangkan saja didalamnya ditaruh berbagai jenis binatang air yang berbisa ataupun bisa melukai tubuh manusia ..

Keragaman niaga dan jasa pada masa itu bisa dilihat sepanjang jalan-jalan Pintu Besar (Binnen Nieuwpoort Straat), kelancaran distribusinya dilayani oleh jaringan transportasi umum trem yang pada era 1869 masih bertenaga kuda kemudian meningkat diganti dengan tenaga uap pada tahun 1882 dan akhirnya memakai listrik pada masa awal 1900an. Mengantarkan orang ke wilayah Harmonie, Tanah Abang atau Meester Cornelis yang sekarang dikenal sebagai Jatinegara

Pada masa awal 1873, seluruh saluran telah tersedia baik itu jaringan telpon, lampu gas dan air.

Batavia dulu adalah seperti kota-kota kolonial Asia lainnya seperti Calcutta, Macau, Singapore, Malacca dan lainnya, yang mempunyai masa keemasan pada jamannya karena adanya jalinan beberapa budaya menjadi satu yaitu budaya Eropa, Cina, India, Arab, Melayu dan Jawa.

Jika melihat gambaran Batavia Tempoe Doeloe (ada bukunya: Batavia in Nineteenth Century Photographs, dengan harga kurang lebih Rp. 600,000 ) ,kebanyakan orang akan melihat pada masa itulah masa keemasan Batavia terjadi.

Jan Pieterszoon Coen pada 1619 membangun benteng VOC, benteng kota Oude Batavia inilah yang menjadi wilayah inti dari apa yang nantinya dikenal dengan nama downtown atau kota lama Jakarta.

Kanal Molenvliet (sekarang adalah sungai yang membelah Jl. Gajah Mada dan Jl. Hayam Wuruk) dibangun pada tahun 1648 oleh seorang Kapten Tionghoa bernama Phoa Bing Ham. Kanal itu menjadi penghubung antara Batavia lama dan baru. Rumah-rumah saudagar kaya banyak menghiasi sepanjang kanal tersebut. Beberapa diantaranya adalah Hotel Des Indes (sekarang komplek pertokoan Duta Merlin), Hotel Marine (yang sempat menjadi toko Eigen Hulp dan sekarang menjadi pintu gerbang gedung BTN), Hotel Ernst (diratakan dengan tanah pada thn 1922 dan sekarang menjadi Hotel Melati ).

Sementara itu Batavia baru (Bovenstad) dikenal bernuansa Eropa tropikal pada saat itu adalah wilayah-wilayah sekitar Rikswijk (sekarang sekneg dan Istana Negara), Koningsplein (Monas), Weltevreden (Menteng dan Gondangdia) serta Waterloo Plein (Lapangan Banteng).

Insitusi pemerintahan sempat dibangun di sekitar Waterloo Plain (Lapangan Banteng) dengan bentengnya yang terkenal yaitu Frederik Citadel (sekarang lokasi benteng tersebut telah menjadi Masjid Istiqlal).

Satu-satunya bangunan artifak yang unik dan masih utuh serta sisa dari kejayaan Weltevreden adalah rumah milik pelukis Raden Saleh yang terletak di Jl. Cikini Raya. Kini rumah ini menjadi bagian utama dari Rumah Sakit Cikini.

Satu lagi yang tersisa dari kejayaan masa lalu adalah bagian dari Tanah Abang sekarang yaitu Taman Prasasti. Taman Prasasti dulu merupakan bagian dari tata kota dan satu-satunya kuburan kota yang ada.

Tanah Abang sendiri dulu masih merupakan satu pasar kecil dan kemudian diperluas. Perluasan pasar Tanah Abang sekarang memakai bekas lahan Juragan Besar Belanda yaitu Meneer Van Riebeek.

Postingan populer dari blog ini

40 Arti Bahasa Gaul di Facebook

"Alamat facebookmua apa?"... "Aku banyak teman di facebook!" ... "ada ada gebetan di facebookku..." itulah kata yang sering kita dengar dari manusia - manusia "facebook" karena mereka rela meninggalkan semua pekerjaan hanya mencermati facebook saja. Hingga ada islilah baru untuk manusia - manusia yang sering menggunakannya yaitu "facebooker".
facebooker juga menggunakan bahasa "funky" antara lain seperti berikut :

1. ALAY :
Singkatan dari Anak Layangan, yaitu orang-orang kampung yang bergaya norak. Alay sering diidentikkan dengan hal-hal yang norak dan narsis.
2. KOOL :
Sekilas cara membacanya sama dengan “cool” (keren), padahal kata ini merupakan singkatan dari KOalitas Orang Lowclass, yang artinya mirip dengan Alay
3. LEBAY :
Merupakan hiperbol dan singkatan dari kata “berlebihan”. Kata ini populer di tahun 2006an. Kalo tidak salah Ruben Onsu atau Olga yang mempopulerkan kata ini di berbagai kesempatan di a…

Ular Pemangsa Mayat, Mengherankan, Ular Itu Paham Bahasa Manusia

Warga menunjukkan sarang ular di samping sebuah nisan. Meski sudah lama dilepas dan dikembalikan ke tempat semula di lubang kuburan yang ambruk, ular itu sampai sekarang masih menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat Batumar-mar, Pamekasan. Bahkan, sebagian besar masyarakat Batumar-mar meyakini bahwa ular sepanjang 4 meter berdiameter 40 cm yang ditangkap Madin (42), warga Kampung Kabe’en, Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumar-mar, itu sebagai ular jadi-jadian.
Warga menyebut ular itu berjenis cobra, tetapi pengamat ular dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair), E Joko Putranto, menduga jenis ular itu sebagai ular sawah atau ular piton. Jika ular piton, maka ular itu kemungkinan merupakan jenis Retikulatus. Ular ini merupakan ular piton yang sisiknya berwarna hitam.
Selain diduga memangsa mayat, ular berkulit hitam dan lorek putih itu dipercaya mengerti bahasa manusia sehingga Madin, yang mengurung ular di dalam kotak kayu berpintu kawat se…

3 Dinosaurus yang Lebih Ganas,Besar dan Kuat dari T-rex

Apa dinosaurus pemakan daging terbesar terkuat, dan terganas? tyrannosaurus? tidak lagi!

Selama 100 tahun terakhir,hanya tyrannosarus yang diketahui sebagai pemakan daging terkuat,bahkan secara mekanis tidak ada yang menyaingi nya,tetapi semua berubah ketika pada tahun 1990-an,3 kerangka yang ditemukan,satu di amerika selatan dan 2 di afrika,dan benar saja si raja karnivora itu pun tergantikan

di post ini saya akan mengurutkan peringkat peringkat dinosaurus karnivora yang lebih besar dari tyrannosaurus rex dari peringkat 3 sampai 1

3# giganotosaurus

adalah dinosaurus pemakan daging terbesar yang pernah berburu didaratan. Ia bahkan lebih besar dari tyrannosaurus rex. Dengan rahangnya yang menyerupai gunting tajamnya dan gigi yang bergerigi, mereka dapat menggigit tembus kedalam daging seperti pisau memotong masuk kedalam mentega. Rahangnya cukup besar untuk menelan seorang manusia dewasa secara utuh! Bila ukurannya tidak membuat takut terlebih dahulu, giganotosaurus mungkin aka…

Sebuah Istana Dalam Perut Bumi (+ foto)

Gua Jeita terletak di tengah sisi-sisi barat pegunungan Libanon, lebih khusus lagi di lembah al-Kalb Nahr, pintu masuk alam adalah sekitar 100 meter (330 kaki) di atas permukaan laut. Ini terletak 5 kilometer (3.1 mil) timur pantai Mediterania dan 18 kilometer (11 mil) utara Beirut masih dalam batas-batas kotamadya Jeita
Gua Jeita tergolong dalam gua berstrata Jurasik Keserouane Bawah-Tengah yang memiliki ketebalan stratigrafi dari 1.000 meter (3.300 kaki) dan terdiri dari dolostone dan kapur micritic. Strata Keserouane menjadi karstified setelah terkena udara dan kemudian terkubur dengan Kapur. Dari pintu masuk gua kedalam .tampak dataran halus datar yang kadang-kadang terputus oleh cascades kecil dan deras. Dari barat, gua Jeita dimulai dengan aula besar dan berliku liku-liku. Melalui beberapa jeram, ukuran menjadi sempit. kemudian meluas dikenal sebagai gua Thompson (250 meter (820 kaki) panjang dan 60 meter (200 kaki) lebar), Grand Chaos 500 meter (1.600 kaki) panjang) dan Mroueh’s …

Jenis-Jenis Shotgun

Sebuah senapan (juga dikenal sebagai scattergun dan peppergun, atau senapan berburu) adalah senjata api yang biasanya dirancang untuk ditembakkan dari bahu, yang menggunakan energi dari shell tetap untuk menembakan sejumlah pelet bola kecil yang disebut proyektil padat yang disebut shells. Senapan ini mempunyai banyak ukuran, mulai dari 5,5 mm (0,22 inci) bore up sampai 5 cm (2 inci).
1.Remington Model 870


adalah senapan patah dengan sistem pump-action buatan Amerika Serikat yang diproduksi oleh Remington Arms Company, Inc. Senapan ini banyak digunakan untuk keperluan olah raga menembak, berburu dan pertahanan diri. Selain digunakan oleh sipil, senapan ini banyak digunakan oleh penegak hukum dan militer di seluruh dunia.

Senapan ini dikembangkan melalui empat tahapan besar yaitu dengan dibuatnya Remington Model 10 yang kemudian dikembangkan menjadi Remington Model 29. Dengan bantuan John Browning, John Pedersen sebagai desainer senapan ini membuat Remington Model 17 yang man…

12 Dewa dan Dewi Yunani Beserta Tugasnya

1) zeus

Zeus adalah raja para dewa dalam mitologi Yunani.
Dalam Theogonia karya Hesiodos, Zeus disebut sebagai "Ayah para Dewa dan manusia". Zeus tinggal di Gunung Olimpus. Zeus adalah dewa langit dan petir. Simbolnya adalah petir, elang, banteng, dan pohon ek. Zeus sering digambarkan oleh seniman Yunani dalam posisi berdiri dengan tangan memegang petir atau duduk di tahtanya. Zeus juga dikenal di Romawi Kuno dan India kuno. Dalam bahasa Latin disebut Iopiter sedangkan dalam bahasa Sansekerta disebut Dyaus-pita.

Zeus adalah anak dari Kronos dan Rea, dan merupakan yang termuda di antara saudara-saudaranya. Zeus menikah dengan adik perempuannya, Hera yang menjadi dewi penikahan. Zeus terkenal karena hubungannya dengan banyak wanita dan memiliki banyak anak. Anak-anaknya antara lain Athena, Apollo dan Artemis, Hermes, Ares, Hebe, Hefaistos, Persefon, Dionisos, Perseus, Herakles, Helene, Minos, dan Mousai.

Zeus membagi dunia menjadi tiga dan membagi dunia-dunia tersebut d…

Ditemukan Lubang Hitam 5 Kali Lebih Besar dari Massa Matahari

Ditemukan Lubang Hitam 5 Kali Lebih Besar dari Massa Matahari | Dapunta
representasi visual dari suatu sistem biner yang mirip dengan XTE J1859 226 / Foto: Jesús Corral Santana (IAC)

Para periset dari Instituto de Astrofisica de Canarias (IAC) telah menemukan keberadaan satu lubang hitam yang massanya 5,4 kali lebih besar dari massa Matahari.Berlokasi di sistem biner Sinar-X XTE J1859 +226. Observasi tersebut dilakukan dari Gran Telescopia Canarias (GTC), pemerolehan data spekroskopik pertama dari sistem biner untuk dipublikasikan, merupakan penentu penemuan ini.Biner sinar-X merupakan sistem bintang yang tersusun dari objek padat (yang mungkin bintang neuron atau sebuah lubang hitam) dan sebuah bintang ‘normal’ Objek padat itu mengisap bintang dan menambahkannya pada massanya sendiri, melalui semacam cakram spiral yang dibentuk disekitar sistem biner tersebut. Proses penyerapan ini dikenal dengan akresi. Hanya ada 20 sistem biner, diluar populasi perkiraan sekitar 5000 dal…

Jeritan Mistis Dan Teriakan Allahhuakbar Dari Lubang Misterius di Siberia

Surat kabar berbahasa Finnish yang berjudul ‘Ammennusatia’ pernah lama ini mengungkap kejadian yang misterius. Disebutkan satu tim geologi yang menangani penggalian lubang dengan kedalaman 14,4 Km pada kerak bumi di Siberia (negara pecahan Uni Soviet) mengaku telah mendengar jeritan manusia dari perut bumi. Para ilmuwan khawatir bahwa mereka telah meloloskan suatu ‘kekuatan jahat’ ke atas permukaan bumi. “Informasi yang kami kumpulkan sangat mengejutkan. Kami benar-benar khawatir apa yang mungkin kami dapatkan di bawah” jelas Dr. Dmitri Azzacov, manajer proyek di pinggiran kota Siberia. Hal lain yang mengejutkan adalah temperature tinggi yang ada di dalam putaran bumi. Perhitungan menunjukkan bahwa temperatur mencapai 1,100 derajat Celcius atau diatas 2,000 derajat Fahrenheit’. Dr. Azzacov juga menyatakan ini lebih jauh dari yang diperkirakan, kelihatan hampir mirip api neraka yang dahsyat di pusat bumi. Lebih lanjut, Dr. Azzacov menceritakan, saat itu mesin bor dalam proyek penggal…

Kisah Keturunan Raja Ubiet di Pedalaman Rimba Aceh

Hidup terisolir selama puluhan tahun di tengah Hutan membuat keturunan Raja Ubiet tak tersentuh peradaban modern. Mereka yang dulunya melarikan diri dari kejaran Belanda dari Keumala-Tangse ke pedalaman pucuk Gunung Itam. Ironisnya, mereka baru mengetahui jika Indonesia sudah merdeka pada tahun 1985. Bahkan sampai saat ini ada di antara mereka yang tak pernah makan garam, takut turun gunung karena menganggap Negeri masih di kuasai Belanda. Bagaimana kisahnya?

Raja Ubiet adalah Raja Keumala-Tangse, Aceh Pidie yang membawa pengikut dan keturunannya ke Gunung Itam di gugusan Bukit Barisan di Nagan Raya untuk menghindari kejaran penjajah Belanda. Mereka hidup secara tradisional mengandalkan kemurahan alam untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka hidup dalam peradaban yang nyaris tanpa sentuhan modernisasi.

Saat ini, ada 50 kepala keluarga yang menempati 50 rumah di hulu Sungai Krueng Tripa di pegunungan itu. Mereka dipimpin Teuku Raja Keumala (50), keturunan langsung Raja Ubiet. Teuku R…

10 Kisah Wanita Psikopat Yang Menggetarkan Dunia

Meski sudah sering mendengar kasus wanita yang membunuh korbannya dengan sadis, tapi tetap saja kita semua terperangah begitu muncul kasus-kasus pembunuhan lain yang menyangkut pelaku wanita. sudah kodratnya, wanita digambarkan sebagai manusia lemah lembut dan penyayang, karena itu kalau ada wanita berprilaku di luar dari ‘garis' itu, dianggap sebagai penyimpangan.

Berikut ini daftar wanita-wanita tersadis di dunia berdasarkan kekejian dan jumlah korban yg dibunuh

1. Belle Sorenson Gunness -Korban: 42
Dari 10 nama perempuan tersadis di dunia, Belle Sorens Gunness, berada di peringat pertama. Wanita ini dinilai super sadis yang membunuh para korbannya demi memuaskan kesenangan dan keserakahannya. Diperkirakan Belle telah membunuh 42 korban. Yang mengerikan, wanita ini membabat korbannya karena keserakahannya pada harta benda. Beberapa sejarawan mengatakan, Belle juga telah membunuh dua anaknya dengan cara meracuni mereka hanya agar bisa mengklaim uang…