Senin, 19 November 2012

☭ Arti Lambang-Lambang Komunis




Lambang "sakral" ini membuat sebagian orang yang melihat merinding melihatnya maupun mendengarnya, teringat "sejarah" masa lalu yang kelam PKI dipelajaran sekolah waktu duduk di bangku SD. Puncak-puncaknya pada masa pemerintahan Soeharto.

Ane teringat dulu ada yang bilang:
"huss.. jangan bawa gambar nanti ditangkap/diculik/dibunuh loh?"
dan apabila ada gambar tokoh yang dibenci terutama tokoh politik dicoret logo tersebut diatasnya yang menandakan penghinaan sebesar-besarnya (maksud yang mencoret), bahkan ada yang mengidentikkan lambang palu arit ini ibarat senjata tajam yang mencerminkan kekejaman, kekerasan dan merah ibarat kekuasaan dan pertumpahan darah???


Seseram itukah?

Mari kita bahas tentang logo komunis

Lambang palu dan sabit yang menjadi simbol dari komunis memiliki sejarah yang tidak ada hubungannya dengan komunisme. Simbol palu mewakili para buruh dan sabit mewakiti para petani. Setelah revolusi industri di Eropa, kaum buruh dan petani semakin terpinggirkan dan tertindas. Simbol palu dan sabit yang menyilang muncul sebagai bentuk pengkomunikasian bersatunya kaum buruh dan petani dalam revolusi Bolshevik tahun 1917 di Rusia. Di tahun-tahun berikutnya, lambang palu dan sabit menjadi simbol pemberontakan, bahkan sampai sekarang.



Gambar monumen patung buruh dan petani 1

Revolusi para pekerja yang tergolong kalangan bawah tersebut mengundang perhatian dunia. Mereka yang menyepelekan kaum pekerja tidak mengira akan kekuatan yang dimiliki oleh persatuan kaum buruh dan petani. Pihak komunis-sosialis, yang sebelumnya menggunakan bendera merah atau sering dikenal dengan tentara merah, memanfaatkan simbol pekerja tersebut sebagai lambang bendera partai komunis. Tahun 1922 penggunaan lambang palu dan sabit menyilang dengan latar belakang merah diresmikan menjadi bendera komunis di seluruh dunia.

Simbol merupakan kode untuk berkomunikasi atau pertukaran informasi dalam interaksi sosial. Dari uraian diatas, simbol muncul dalam bentuk lambang palu dan sabit, berupa artefak bendera, atribut, dan lainnya. Peran Artefak dalam Pertukaran Informasi yaitu:
-Sebagai simbol wilayah kekuasaan & sosial
-Sebagai simbol penguat kesatuan etnik
-Sebagai simbol pemeliharaan dan penguatan jaringan pencarian pasangan hidup
-Sebagai simbol penguatan hubungan antar masyarakat
-Sebagai simbol kedudukan struktural

Pada awalnya, para buruh dan petani menyampaikan eksistensi mereka dalam revolusi melalui simbol palu dan sabit. Simbol ini kemudian menjadi identitas para pekerja kasar sebagai solidaritas, pemersatu dan penguat hubungan antar masyarakat. Apabila revolusi yang dilakukan tidak memunculkan simbol, maka akan sulit untuk menunjukkan keberadaan kaum buruh dan petani di mata dunia, serta sulit untuk menggerakkan kaum pekerja yang lain. Dengan demikian simbol palu dan sabit memiliki arti penting dalam penyampaian pesan revolusi.


Gambar buruh petani memperagakan monumen patung

Besarnya pengaruh revolusi palu dan sabit mengakibatkan orang mengidentikkan lambang palu dan sabit sebagai simbol pemberontakan. Dalam perkembangannya, simbol palu dan sabit tidak hanya digunakan oleh kaum pekerja tapi juga kaum borjuis (pelajar) saat menolak kebijakan pemerintah. Simbol ini juga digunakan oleh kaum sosialis yang menjunjung tinggi kesetaraan status.

Tahun 1922, tentara merah meresmikan simbol palu dan arit yang menyilang dimasukkan ke dalam lambang bendera partai politiknya. Lambang ini memiliki makna bahwa partai komunis menjunjung tinggi para pekerja kasar. Dari sini diharapkan pendukung partai dapat dihimpun dari para buruh dan petani yang cenderung memiliki massa lebih banyak.
Simbol palu dan sabit berubah fungsi dan makna sesuai dengan perkembangan jaman. Makna yang semula dikomunikasikan melalui simbol palu dan sabit berubah interpretasinya sesuai dengan kondisi jaman dan pengalaman sejarah.

Di Indonesia, sejak peristiwa G 30 S PKI, simbol palu dan sabit menjadi tabu karena diinterpretasikan dengan komunis yang ingin menghancurkan Indonesia dari dalam. Namun setelah lengsernya pemerintahan orde baru, simbol palu dan sabit mulai bermunculan lagi dalam berbagai bentuk dan lambang. Interpretasi orang saat ini bisa beraneka macam terhadap simbol tersebut. Ada yang mengartikan sebagai penganut komunis, penganut sosialis, lambang revolusi, bentuk protes terhadap pemerintahan, dan lainnya. Semua makna tidak salah, kembali ke pengertian simbol yang memiliki banyak arti, dan hanya dipahami oleh manusia, sehingga yang bersangkutan dituntun untuk memahami objek untuk mengetahui makna yang terkandung dalam simbol tersebut.

Lambang Komunis lainnya:



RED STAR

Bintang merah yang berujung lima adalah lambang komunisme serta sosialisme yang lebih umum. Yang melambangkan kelima jari tangan pekerja, serta kelima benua. Bintang berujung lima dimaksudkan untuk mewakili kelima kelompok sosial yang akan membawa Rusia ke komunisme: kaum muda, militer, industri , buruh petani, dan cendekiawan.

Bintang merah adalah salah satu lambang, simbol, dan tanda yang mewakili Uni Soviet di bawah kekuasaan dan bimbingan Partai Komunis, serta palu dan arit. Juga dipakai sebagai lencana di kamp tawanan Jerman pada saat itu di bawah Hitler dan WWII (perang dunia 2) untuk menandakan komunis.





RED FLAG

Bendera merah sering dikombinasi dengan lambang komunis dan nama partai lain. Bendera dipakai di berbagai komunis dan sosialis seperti May Day. Bendera juga biasanya dihubungkan dengan sosialisme.

Bendera merah mempunyai banyak arti di sejarah tetapi terlebih dulu dipakai sebagai sehelai bendera pembangkangan. Bendera merah mendapat arti politik modernnya di Revolusi Perancis 1871. Sesudah Revolusi Oktober, pemerintah Uni Soviet mengambil bendera merah dengan palu dan arit yang dilapiskan keatas sebagai bendera nasionalnya. Karena Revolusi Oktober, berbagai negara bagian sosialis dan pergerakannya sudah memakai bendera merah.

ini yang laiinnya
Lalu lambang negara Austria juga memiliki Palu Arit yang juga melambangkan industri dan pertanian namun tidak menyilang. Cekidot :



Tuh coba liat kedua kakinya.

Dan beberapa variasi palu dan arit di berbagai negara :



Palu arit ala Korea di mana aritnya berbeda bentuk dan di tengahnya terdapat kuas yang melambangkan kaum intelektual.



Palu arit pada bendera Angola, well, tidak benar-benar palu arit, melainkan golok dan roda gigi. Dan masih digunakan sebagai bendera Angola meskipun yang bersangkutan tak lagi menjadi negara Komunis.



Lambang Komunis Albania berupa cangkul dan senapan.



Soviet Tiongkok menggunakan kapak dan arit pada masa perang saudara.



Lambang Jerman berupa palu dan jangka.



Lambang Mozambik berupa AK-47 dan cangkul. Masih digunakan meskipun yang bersangkutan tak lagi menjadi negara Komunis.



Lambang Kongo dari 1970-1992 berupa palu dan kapak.

Lalu inilah beberapa negara/institusi yang masih menggunakan lambang palu arit di masa setelah Komunisme runtuh :




Republik Transnistria Moldova masih menggunakan lambang palu arit pada bendera dan lambang negara mereka meskipun mereka mengklaim sebagai negara non-Komunis, bersistem pasar, dan multipartai. Oh, sebagai informasi, negara ini adalah engara pecahan dari Moldova yang juga merupakan pecahan dari Uni Soviet. Bendera dan lambang negara yang dipakai ini memang dipakai oleh Moldova ketika menjadi anggota Uni Soviet. Namun untuk pemakaian umum, penggunaan bendera tanpa palu arit diizinkan. Palu arit pada bendera hanya digunakan pada institusi-institusi resmi saja dan itupun hanya di satu sisi bendera saja sementara di sisi lainnya polos.



Vladimir Oblast, salah satu daerah di Rusia menggunakannya pada bendera mereka.




Masih dari Rusia, daerah Bryank Oblast juga menggunakan Palu arit pada bendera dan lambang mereka.



Agrarian Party of Russia, sebuah partai berhaluan kiri tetapi bukan Komunis di Rusia juga menggunakan palu arit sebagai lambangnya.



Maskapai Penerbangan Rusia, Aeroflot juga masih menggunakannya sebagai lambang.

Dan itu semua belum termasuk bendera berbagai Partai Komunis yang masih eksis di dunia ini.

Dan jangan lupa Angola dan Mozambik yang masih menggunakan lambang era Komunis mereka meskipun kini mereka bukan lagi negara Komunis

sumber : kaskus.us
◄ Newer Post Older Post ►
 

© mehrir Powered by Blogger | Google | Gmail